Berita

Ayah dan Anak Jadi Pelaku Penyerangan di Bondi Beach Australia

85
×

Ayah dan Anak Jadi Pelaku Penyerangan di Bondi Beach Australia

Sebarkan artikel ini
0a1a0fbaeee22ecee5b7cee98a5ce688.jpg
0a1a0fbaeee22ecee5b7cee98a5ce688.jpg

Sydney – Sebuah tindakan heroik mengiringi tragedi penembakan massal di Bondi Beach, Sydney, Australia, pada Minggu (14/12/2025). Seorang pedagang buah bernama Ahmed El Ahmed kini dipuja sebagai pahlawan setelah berani melumpuhkan salah satu penembak, sementara insiden brutal ini menewaskan sedikitnya 15 warga sipil tak bersalah dan satu pelaku.

Ahmed El Ahmed, ayah dua anak berusia 43 tahun, menunjukkan keberanian luar biasa saat ia bergerak senyap dari belakang untuk menyergap pelaku penembakan. Meskipun tanpa senjata, Ahmed berhasil merebut senapan pelaku dan menodongnya kembali. Aksi heroik ini berlangsung bahkan setelah Ahmed dua kali terkena tembakan.

Tindakannya yang tanpa pamrih itu diyakini telah menyelamatkan banyak nyawa di tengah kepanikan massal. Apresiasi pun mengalir deras, bahkan seorang miliarder Amerika Serikat dikabarkan menghadiahinya sejumlah besar uang sebagai bentuk penghargaan.

Para pelaku penembakan diidentifikasi sebagai pasangan ayah dan anak, Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24). Sebelum melancarkan serangan mematikan, keduanya diketahui berbohong kepada keluarga mereka bahwa akan pergi memancing di pantai selatan Australia untuk menghabiskan akhir pekan. Sajid Akram tewas di lokasi kejadian, menjadikan total korban tewas menjadi 16 orang.

Penembakan membabi buta tersebut terjadi di kawasan wisata ikonik yang padat pengunjung, terutama saat perayaan festival Yahudi Hanukkah. Ibu Naveed Akram mengungkapkan bahwa ia sempat berbicara dengan putranya hanya beberapa jam sebelum serangan, di mana Naveed mengatakan akan tetap di rumah karena cuaca panas.

Tragedi ini tidak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga memicu kontroversi. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan insiden ini dan mengaitkannya dengan pengakuan Australia terhadap negara Palestina. Selain itu, seorang pria Pakistan yang memiliki nama sama dengan salah satu pelaku turut menjadi korban teror netizen.

f63ebdb51979eb77a1ffc7645fcfc0c3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Dokter tim Ola Sand memastikan seluruh pemain Norwegia kini sudah sehat dan kondisi skuad terkendali Sebelumnya Stale Solbakken mengungkapkan beberapa pemain sempat sakit dan dirawat di rumah sakit Kabar pulihnya Erling Haaland cs menjadi modal penting Norwegia menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia 2026 TRIBUNNEWS.COM – Kondisi skuad Norwegia dipastikan kembali bugar menjelang menghadapi Inggris pada babak perempat…