Jeddah – Arab Saudi dan Irak akan saling berhadapan dalam “partai hidup mati” di Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga krusial ini akan tersaji di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Rabu (15/10/2025) mulai pukul 01.45 WIB.

Kedua tim sama-sama memburu tiket lolos ke putaran final Piala Dunia, dengan skenario yang berbeda. Arab Saudi akan mengamankan tempatnya di Piala Dunia untuk kali ketujuh sepanjang sejarah jika berhasil meraih kemenangan atau setidaknya hasil imbang.

Sebaliknya, Irak membutuhkan kemenangan mutlak untuk memastikan partisipasi kedua mereka di putaran final Piala Dunia. Ini menjadikan pertandingan tersebut sebagai penentu nasib bagi kedua kesebelasan.

Sebelum duel penentuan ini, Arab Saudi dan Irak sama-sama mengantongi hasil positif kala menghadapi Timnas Indonesia. Arab Saudi sukses menaklukkan Indonesia dengan skor 3-2 pada Kamis (9/10/2025).

Sementara itu, Irak juga berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Indonesia pada Minggu (12/10/2025), menambah modal kepercayaan diri menjelang laga hidup mati ini.

Pelatih Arab Saudi, Herve Renard, mengungkapkan besarnya motivasi timnya untuk meraih kemenangan. Ia bahkan menegaskan bahwa pertandingan melawan Irak ini merupakan laga terpenting dalam perjalanan karier kepelatihannya.

“Saya sangat beruntung melatih Green Falcons. Kami fokus dan ingin menang serta lolos (ke Piala Dunia),” jelas Renard dalam sesi konferensi pers. “Pertandingan besok adalah yang terpenting dalam karier kepelatihan saya. Kami harus fokus mencapai tujuan kami, yaitu lolos.”

Penyerang Arab Saudi, Saleh Al-Shehri, memiliki target serupa dengan sang pelatih. Ia menyatakan keyakinan tim terhadap Renard dan menegaskan bahwa lolos ke Piala Dunia 2026 adalah tujuan terpenting mereka.

Di kubu lawan, pelatih Irak, Graham Arnold, mencoba membangun tekanan psikologis kepada tim tuan rumah. Arnold menegaskan bahwa timnya tidak merasakan tekanan apa pun, meskipun akan bermain tandang di hadapan puluhan ribu suporter Arab Saudi.

Menurut Arnold, justru tekanan besar sepenuhnya berada di pihak Arab Saudi. “Semua tekanan ada pada Arab Saudi dari semua sisi. Tim Saudi punya dua pilihan: menang atau seri. Mereka bermain di kandang sendiri dan di tengah para penggemar mereka,” ujar Arnold.

Pelatih asal Australia itu merasa puas dengan performa anak asuhnya, termasuk saat mengalahkan Indonesia. Ia juga menyebut beruntung memiliki banyak pemain berkualitas yang siap diturunkan sesuai strategi yang akan diterapkan.

“Saya beruntung memiliki pemain-pemain hebat di tim Irak, dan saya bisa memasuki pertandingan melawan Arab Saudi dengan susunan pemain yang sama sekali berbeda dari yang saya bawa. Saya memiliki banyak pemain yang siap untuk memainkan pertandingan penentuan besok,” tandasnya.

Berikut prediksi susunan pemain untuk laga krusial ini:

Arab Saudi (4-2-3-1): Al-Aqidi; Boushal, Thakri, Al-Tambakti, Al-Harbi; Al-Khaibari, N Al-Dawsari; Al Shamat, Al-Juwayr, S Al-Dawsari; Albirakan.
Pelatih: Herve Renard

Irak (4-4-2): Hassan; Ali, Younis, Sulaka, Doski; Bayesh, Iqbal, Al-Ammari, Rasan; Karim, Ali.
Pelatih: Graham Arnold

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *