Jakarta – Musisi Ahmad Dhani angkat bicara soal hilangnya akun Instagram pribadinya yang mendadak lenyap tanpa jejak. Ia menegaskan, akun itu bukan ia tutup secara sengaja untuk mencari perhatian publik atau menciptakan sensasi.
Dhani menduga ada pihak tertentu yang merasa terancam, lalu mengerahkan buzzer untuk menyerang akun media sosialnya hingga akhirnya hilang. “Ya, ada orang yang ketakutan lah,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu, 3 Mei 2026.
Menurut Dhani, dirinya mengalami kerugian besar karena kehilangan seluruh konten serta jumlah pengikut yang dibangun selama bertahun-tahun. Ia juga membantah tuduhan bahwa dirinya sengaja menghilangkan akun tersebut. “Ngapain saya bikin drama kayak gitu?” tegasnya.
Lebih lanjut, Dhani menyebut timnya kini sedang menelusuri pihak yang diduga mengoordinasikan serangan itu. Ia mengatakan upaya pelacakan terus berjalan untuk mencari siapa yang bertanggung jawab.
“Ya saya lagi, tim saya lagi nyari, mungkin terduganya siapa, siapa yang mengarahkan buzzer-buzzer itu,” katanya.
Meski kehilangan salah satu platform utamanya untuk berkomunikasi dengan publik, Dhani memastikan tidak akan tinggal diam. Ia berencana menggelar konferensi pers dalam waktu dekat untuk membuka lebih banyak fakta terkait insiden tersebut.
“Nanti diungkap lagi di jumpa pers, tenang aja. Nggak ada Instagram kan ada pers,” ujarnya.
“Ya nanti di jumpa pers ajalah, berkas-berkasnya,” sambungnya.
Hilangnya akun Instagram Ahmad Dhani terjadi tak lama setelah unggahan kontroversial yang menjadi sorotan publik. Dalam unggahan itu, ia menyinggung Maia Estianty dan menuding adanya “drama sinetron” yang berdampak pada kondisi emosional putri mereka, Shafeea, saat acara siraman putra mereka, El Rumi.














