Berita

Idrus Marham Desak Pemerintah Tegas Sikapi Konflik AS-Iran!

108
×

Idrus Marham Desak Pemerintah Tegas Sikapi Konflik AS-Iran!

Sebarkan artikel ini
eskalasi-konflik-as-iran-meningkat,-idrus-marham-desak-pemerintah-ambil-sikap-tegas
eskalasi konflik as iran meningkat, idrus marham desak pemerintah ambil sikap tegas

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, mendesak pemerintah untuk bersikap tegas terkait konflik AS-Israel dengan Iran.

Desakan ini muncul setelah AS melancarkan serangan ke Iran yang menewaskan Ali Khamenei.

Idrus Marham menilai ketegasan pemerintah penting untuk menegaskan posisi politik luar negeri Indonesia.

Hal ini juga menjadi “warning” diplomatik terkait keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump.

“Pernyataan tegas tidak setuju atas penyerangan tersebut penting, sebagai peneguhan prinsip politik luar negeri kita,” kata Idrus, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, ketidaksetujuan itu tidak harus diartikan keluar dari forum internasional.

Idrus menambahkan, keluar dari BoP bukan perkara sulit, namun tidak memberi dampak kondusif bagi penyelesaian konflik.

“Indonesia jelas-jelas, masuk ke forum BoP tidak dengan niat hadir tanpa sikap! Indonesia Tidak berniat hanya duduk manis di tribun penonton pasif,” tegasnya.

Ia menilai Indonesia harus memanfaatkan posisinya sebagai negara muslim terbesar dan anggota G20 untuk memperjuangkan nilai-nilai konstitusi.

“Strategi politik luar negeri Indonesia harus tetap berpijak pada nilai-nilai konstitusi, khususnya amanat Pembukaan UUD 1945, prinsip Dasasila Bandung, serta doktrin politik luar negeri bebas aktif,” ujarnya.

Idrus menekankan Indonesia tidak boleh terseret konflik, namun juga tidak boleh diam terhadap pelanggaran kemanusiaan dan hukum internasional.

Ia menjelaskan keterlibatan Indonesia dalam BoP adalah untuk memperkuat diplomasi dalam menyelesaikan masalah kemanusiaan.

“Kalau orientasinya penyelesaian secara diplomatik, maka cara-cara militer jelas bertolak belakang,” pungkasnya.