Berita

UMKM Perempuan Indonesia Gencar Ekspansi ke Pasar Inggris

97
×

UMKM Perempuan Indonesia Gencar Ekspansi ke Pasar Inggris

Sebarkan artikel ini
umkm-perempuan-jajaki-pasar-inggris-lewat-spring-fair-2026
umkm perempuan jajaki pasar inggris lewat spring fair 2026

Birmingham – UMKM perempuan Indonesia berupaya menembus pasar Inggris. Mereka mengikuti Spring Fair 2026 di Birmingham, Inggris.

Ajang ini berlangsung 1-4 Februari 2026. Pameran ini menjadi pintu masuk perluasan ekspor produk fesyen, tekstil, hingga home decor ke pasar Eropa.

Spring Fair adalah pameran B2B multi-produk terbesar di Inggris. Ajang ini mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli ritel, grosir, distributor, dan mitra bisnis internasional.

Indonesia Pavilion menghadirkan sembilan merek di Spring Fair 2026. Mereka adalah Sakombu, Long Story Short, Salam Rancage, Terima Kasih Kembali, Dcraft, Millsportid, Pan Brothers, Arifahstudio, dan Homewaregroup.

Produk yang dibawa meliputi fesyen, aksesori, garmen, tekstil, serta home décor. Target pasarnya adalah Inggris dan Eropa.

Keikutsertaan Indonesia adalah hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan, KBRI London, International Trade Centre (ITC) melalui program SheTrades. Serta mitra nasional Bank Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Pertamina Foundation.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, mengatakan Spring Fair jadi sarana tingkatkan kesiapan UMKM perempuan hadapi pasar global.

“UMKM perempuan memiliki peran yang sangat signifikan dalam struktur ekonomi nasional,” kata Fajarini.

Partisipasi di Spring Fair 2026 diharapkan mendorong UMKM perempuan Indonesia meningkatkan kapasitas usaha. Serta memahami standar pasar global, dan membangun kemitraan dagang yang berkelanjutan, khususnya di pasar Inggris dan Eropa.

Dubes RI untuk Inggris, Irlandia, dan International Maritime Organization, Desra Percaya, menilai kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam Indonesia Pavilion mencerminkan komitmen mendorong perdagangan yang lebih inklusif.

“Sinergi antara pemerintah, lembaga internasional, dan mitra strategis merupakan elemen penting untuk memastikan UMKM perempuan Indonesia memiliki akses untuk tumbuh dan bersaing secara global,” ujar Desra.

Spring Fair menghadirkan lebih dari 38 ribu calon pembeli setiap tahun. Termasuk dari jaringan ritel seperti Marks & Spencer, Next, John Lewis, dan Amazon UK.

“Hal ini diharapkan dapat menjadi entry point potensial bagi UMKM Indonesia untuk memasuki pasar Inggris,” lanjutnya.

Atase Perdagangan Indonesia di London, Ayu Siti Maryam, mengatakan pameran ini membuka peluang konkret bagi UMKM perempuan untuk memperluas jejaring. Sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar Inggris.

“Melalui Spring Fair 2026, UMKM perempuan Indonesia tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga membangun citra produk Indonesia sebagai produk berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing di pasar internasional,” ujar Ayu.