Jakarta – Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) menyatakan dukungan terhadap transformasi yang dijalankan manajemen PT Garuda Indonesia Tbk.

Dukungan ini termasuk kebijakan penyesuaian operasional dan efisiensi. Tujuannya, memperkuat keberlanjutan usaha.

Sekarga dan IKAGI juga menyampaikan aspirasi anggota terkait dinamika transformasi.

Kedua organisasi menekankan pentingnya hubungan industrial yang kolaboratif dan transformatif.

Ketua Sekarga, Dwi Yulianta, menilai kebijakan manajemen sejalan dengan program pemerintah untuk menyehatkan Garuda Indonesia.

“Transformasi ini harus dipandang sebagai misi kolektif,” ujar Dwi, Senin (2/2).

Serikat karyawan telah berdialog intensif dengan manajemen. Tujuannya, memahami kondisi perusahaan dan memastikan perlindungan karyawan.

IKAGI juga menyampaikan dukungan serupa.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal IKAGI, Uray Indrayana Kusumawijaya, mengatakan awak kabin memahami kebijakan efisiensi.

“Kami mendukung kebijakan yang diterapkan sesuai dengan kemampuan dan kondisi saat ini,” ujarnya.

Analis bisnis penerbangan, Gatot Rahardjo, menilai efisiensi adalah kunci utama transformasi maskapai.

Efisiensi dapat dilakukan melalui optimalisasi operasional, pengelolaan rute, dan pemanfaatan pesawat hemat bahan bakar.

“Efisiensi tetap harus dijalankan dengan mengedepankan keselamatan penerbangan dan kepatuhan terhadap regulasi,” tegas Gatot.

Dengan dukungan serikat pekerja, program transformasi Garuda Indonesia diharapkan memperkuat fundamental bisnis dan mendorong kinerja yang lebih sehat.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *