Aceh – Bantuan terus mengalir bagi korban banjir dan longsor yang melanda Sumatera sejak akhir November lalu. Presiden Prabowo Subianto bahkan mengirimkan helikopter pribadinya untuk membantu penanganan bencana di Aceh.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, helikopter tersebut telah digunakan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf beserta timnya sejak pekan pertama pascabencana.
“Sejak minggu pertama bencana, presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh Gubernur Aceh, timnya, beserta keluarganya,” ujar Teddy di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (29/12/2025).
Pemerintah mengklaim telah mengirimkan total 53 helikopter gabungan dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan pihak swasta. Helikopter-helikopter ini difokuskan untuk menyalurkan logistik ke daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau melalui jalur darat akibat kerusakan infrastruktur.
Sebelumnya, Teddy juga menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan bencana Sumatera sejak awal. Ia menambahkan bahwa seluruh petugas dari berbagai instansi telah bergerak cepat tanpa sorotan media.
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan dampak yang signifikan. Data BNPB per Senin (29/12/2025) mencatat total 1.140 korban jiwa.
Korban jiwa terbanyak berada di Aceh (513 orang), disusul Sumatera Utara (365 orang), dan Sumatera Barat (262 orang).







