Berita

Pacu Produksi, Rahmat Saleh Bagikan Bibit Jagung ke Petani

66
×

Pacu Produksi, Rahmat Saleh Bagikan Bibit Jagung ke Petani

Sebarkan artikel ini
genjot-produksi-jagung,-rahmat-saleh-berikan-bantuan-8-ton-bibit-di-pessel
genjot produksi jagung, rahmat saleh berikan bantuan 8 ton bibit di pessel

Pesisir Selatan – Kabar gembira bagi petani jagung di Pesisir Selatan. Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menyerahkan bantuan 8 ton bibit jagung kepada kelompok tani di Nagari Muaro Sakai, Kecamatan Pancung Soal, Senin (15/12/2025).

Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung di kabupaten tersebut.

Rahmat Saleh menegaskan, inisiatif ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Pesisir Selatan.

Penyerahan bibit jagung dilakukan secara simbolis kepada perwakilan 24 kelompok tani.

Bantuan ini merupakan bagian dari program pengembangan jagung yang menargetkan total luasan 3.800 hektare.

Rahmat menekankan peran strategis jagung sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan penopang ekonomi petani.

“Kami mendorong jagung untuk menopang kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

“Produksi lokal harus diperkuat agar petani lebih mandiri dan tidak selalu bergantung dari luar daerah,” tegas Rahmat.

Ia menambahkan, penguatan sektor pertanian memerlukan dukungan sarana produksi agar memberikan nilai tambah bagi petani.

Penyaluran bibit ini diharapkan meningkatkan luas tanam dan produktivitas jagung.

Selain itu, juga membuka peluang peningkatan pendapatan petani setempat.

Rahmat menekankan pentingnya pendampingan dan pengelolaan yang baik agar petani dapat mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan.

“Kemandirian petani menjadi kunci menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga dan perubahan iklim,” katanya.

Rahmat berharap Pesisir Selatan menjadi sentra produksi jagung yang berkontribusi pada ketahanan pangan daerah.

Ia berkomitmen mengawal program pertanian yang berorientasi pada kebutuhan riil petani dan mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal hingga nasional.