Garut – Kabar gembira datang dari Garut, Jawa Barat. Pendapatan petani kopi di wilayah Cikajang melonjak hingga tiga kali lipat berkat program Desa Sejahtera Astra.
Sebelumnya, rata-rata penghasilan keluarga petani kopi hanya Rp 1,3 juta per bulan. Kini, mereka bisa mengantongi Rp 3,7 juta hingga Rp 4,5 juta setiap bulannya.
Astra secara intensif mendampingi para petani sejak tahun 2017. Program ini meliputi peningkatan kapasitas, penyediaan fasilitas pascapanen, hingga pengolahan kopi menjadi green beans dan roasted beans.
“Penguatan ekosistem kopi Garut adalah komitmen Astra untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa,” ujar Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, Minggu (14/12/2025).
Selain peningkatan pendapatan, program ini juga berhasil membentuk koperasi mandiri. Koperasi ini menjadi wadah ekonomi desa untuk keberlanjutan usaha kopi.
Kopi arabika dari Desa Sejahtera Astra Cikajang kini semakin dikenal di pasar internasional. Produk unggulan ini telah diekspor ke berbagai negara, termasuk Eropa, Dubai, Mesir, Singapura, dan Thailand.
Bernard Suryanto Langoday, Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Cikajang, berperan penting dalam penerapan standar kualitas dan teknik budidaya modern. Ia juga memberikan pemahaman tentang pengolahan dan pemasaran berbasis nilai tambah.
Astra berkomitmen untuk terus memberikan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia melalui program Desa Sejahtera Astra.












