Fenesia – Mantan bos keamanan antariksa Israel, Haim Eshed mengatakan negaranya dan Amerika Serikat pernah berkontak dengan alien.

Pengakuan ini ia sebutkan dalam wawancara baru-baru ini dengan media Israel Yediot Aharonot.

Eshed mengatakan, alien tersebut merupakan bagian dari Galactic Federation dan telah melakukan kontak dengan Israel AS selama bertahun-tahun.

Lebih jauh, Eshed mengatakan bahkan pemerintah AS telah menjalani kerja sama dengan alien tersebut dan bersepakat untuk meneliti alam semesta. Selain itu Eshes jiga mengklaim bahwa Presiden AS, Donald Trump, telah mengetahui kerjasama tersebut. Ia juga menyebutkan tentang markas pertemuan antara AS dan alien tersebut di Mars.

Namun, Galantic Federation dikabarkan tidak ingin eksistensinya dipublikasikan untuk menghindari kepanikan publik.

Menurut Eshed, kelompok alien tersebut berpendapat manusia harus berevolusi terlebih dahulu untuk memahami eksistensi kaum mereka dan alam semesta.

Eshed sendiri mengaku baru berani mengungkapkan kebenaran ini karena berpikir manusia sudah berpikir lebih maju terhadap konsep alien dan galaksi.

Apabila ia mengungkapkan hal ini 5 tahun yang lalu, Eshed mengaku mungkin ia akan dibawa ke rumaysakiy jiwa.

“Saat ini mereka sudah membicarakan hal yang berbeda. Saya tidak akan kehilangan apa-apa. Saya sudah menerima gelar dan penghargaan saya; saya dihargai di universitas di luar negeri, di mana trendnya juga berubah,” ucap Eshed seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Rabu (12/8).

Kini Eshed menjadi seorang dosen dan baru saja merilis buku tentang luar angkasa berjudul ‘The Universe Beyond the Horizon – conversation with Professor Haim Eshed’.

Friska Aprilliana

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *