BeritaInternasional

Berikut beberapa pilihan judul dengan gaya jurnalistik dan dominasi kata aktif: * BNN Ringkus Gembong Narkoba Internasional di Kamboja * Buronan Narkoba Asia-Afrika Ditangkap di Sihanoukville * Kolaborasi BNN-Bea Cukai Bekuk Perekrut Narkoba di Kam

103
×

Berikut beberapa pilihan judul dengan gaya jurnalistik dan dominasi kata aktif: * BNN Ringkus Gembong Narkoba Internasional di Kamboja * Buronan Narkoba Asia-Afrika Ditangkap di Sihanoukville * Kolaborasi BNN-Bea Cukai Bekuk Perekrut Narkoba di Kam

Sebarkan artikel ini
jejak-penangkapan-gembong-narkoba-dewi-astutik-di-kamboja
jejak penangkapan gembong narkoba dewi astutik di kamboja

Jakarta – Buronan narkoba kelas kakap internasional, Dewi Astutik, akhirnya dicokok tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai di Sihanoukville, Kamboja.

Dewi, yang juga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Korea Selatan, dikenal sebagai perekrut jaringan narkotika lintas benua Asia-Afrika.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menjelaskan, Dewi ditangkap bersama seorang pria di lobi sebuah hotel, Senin (1/12).

“Tersangka diamankan di dalam mobil Toyota Prius putih, setelah keluar dari salah satu hotel,” kata Suyudi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (2/12).

Penangkapan Dewi bermula dari pengungkapan penyelundupan 2,3 kilogram heroin oleh Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, menyebut penggagalan penyelundupan itu menjadi kunci utama penangkapan Dewi.

“Bea Cukai Soekarno-Hatta terkait dengan penangkapan DA. Kami pernah menggagalkan penyelundupan kokain atau heroin 2,3 kilogram dari kiriman tersangka DA,” ungkap Gatot.

Sebelumnya, Bea Cukai Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan heroin di Terminal 3 Kedatangan Internasional.

Tiga pelaku, ZM, SS, dan AH, ditangkap dengan barang bukti 2.760 gram heroin.

Pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap koper milik ZM, WNI yang baru tiba dari Singapura.

Petugas menemukan serbuk putih yang disembunyikan di dinding koper.

Setelah diperiksa, serbuk tersebut positif heroin.

Rencananya, heroin itu akan diserahkan kepada SS yang menunggu di lobi kedatangan.

SS mengaku diperintah oleh AH untuk mengambil heroin dari Dewi Astutik di Kamboja.