Berita

Rusia Lancarkan Serangan Besar ke Ukraina, Targetkan Infrastruktur Kunci

108
×

Rusia Lancarkan Serangan Besar ke Ukraina, Targetkan Infrastruktur Kunci

Sebarkan artikel ini
3875ea1b66c288092286fa3a630dd27f.jpg
3875ea1b66c288092286fa3a630dd27f.jpg

Kyiv – Empat orang tewas dan sedikitnya 27 lainnya terluka setelah Rusia melancarkan serangan gabungan besar-besaran ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Jumat pagi. Serangan yang mematikan ini memicu kebakaran dan menyebarkan puing-puing di banyak distrik di Kyiv, menurut otoritas Ukraina.

Kepala administrasi militer Kyiv, Tymur Tkachenko, mengonfirmasi jumlah korban luka saat tim darurat merespons berbagai lokasi serangan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa Rusia menggunakan setidaknya 430 drone dan 18 rudal dalam serangan di seluruh negeri yang menargetkan Kyiv.

Zelenskyy menegaskan, serangan tersebut sengaja diperhitungkan untuk menimbulkan kerugian sebanyak mungkin terhadap masyarakat dan warga sipil. Dalam unggahan di Telegram, ia menambahkan bahwa Kedutaan Besar Azerbaijan juga rusak akibat pecahan rudal Iskander.

Lima belas orang harus dirawat di rumah sakit, termasuk seorang pria dalam kondisi kritis dan seorang wanita hamil. Hal ini terjadi setelah serangkaian ledakan dahsyat terdengar di kota dan sistem pertahanan udara diaktifkan.

Pemerintah kota mengeluarkan peringatan mengenai kemungkinan pemadaman listrik dan air. Di distrik Darnytskyi, puing-puing mendarat di halaman bangunan tempat tinggal dan fasilitas pendidikan, bahkan sebuah mobil terbakar setelah terkena pecahan.

Di distrik Dniprovskyi, puing-puing merusak tiga gedung apartemen, satu rumah tangga, dan menyebabkan kebakaran di area terbuka. Sementara itu, lima bangunan tempat tinggal dan satu bangunan non-perumahan rusak di distrik Podilskyi.

Kebakaran juga terjadi di beberapa distrik lain. Di Shevchenkivskyi, puing yang berjatuhan memicu kebakaran di area terbuka dekat fasilitas medis dan di dalam bangunan non-perumahan. Di Holosiivskyi, api menyulut fasilitas medis dan merusak bangunan non-perumahan lainnya.

Di Desnianskyi, dua bangunan tempat tinggal terbakar. Atap sebuah bangunan tempat tinggal di distrik Solomianskyi juga dilalap api. Di Sviatoshynskyi, puing menyebabkan kebakaran di sebuah rumah pribadi.

Di wilayah Kyiv secara keseluruhan, serangan Rusia merusak infrastruktur penting dan rumah-rumah pribadi, melukai setidaknya satu warga sipil. Kepala daerah Mykola Kalashnyk melaporkan seorang pria berusia 55 tahun di Bila Tserkva menderita luka bakar parah dan dirawat di rumah sakit. Kebakaran juga tercatat di rumah-rumah pribadi di pinggiran ibu kota.

Serangan ini terjadi di tengah peringatan pejabat Uni Eropa pekan ini bahwa Ukraina harus terus menindak korupsi, menyusul skandal besar yang menyoroti pejabat tinggi di sektor energi nuklir. Meskipun demikian, Uni Eropa menjamin bantuan akan terus mengalir saat Kyiv berupaya menahan invasi Rusia.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pertahanan udara mereka berhasil mencegat atau menghancurkan 216 drone Ukraina dalam serangan yang diluncurkan semalam. Enam puluh enam drone menargetkan wilayah selatan Krasnodar, sementara 45 drone lainnya menyasar wilayah tenggara Oblast Saratov.

Di Saratov, serangan pesawat tak berawak merusak infrastruktur sipil, menurut gubernur regional. Sementara itu, kepala wilayah Volgograd menyatakan pertahanan udara mereka berhasil mencegah serangan terhadap infrastruktur energi. Keadaan darurat telah diumumkan di Novorossiysk, Rusia, menyusul serangan drone Ukraina yang merusak gedung apartemen di kota tersebut. Media Rusia sebelumnya melaporkan puing-puing drone jatuh di lumbung gandum di pelabuhan Novorossiysk, namun tidak menyebabkan kerusakan kritis.