Jakarta – Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta dan sekitarnya berunjuk rasa pada Senin, 20 Oktober 2025, menandai satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Demonstrasi yang menyoroti berbagai kebijakan strategis Prabowo-Gibran ini berlangsung di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sekitar satu kilometer dari Istana Kepresidenan. Massa aksi sempat tertahan barikade polisi saat berupaya mendekati Istana.
Mahasiswa yang awalnya berencana berunjuk rasa di depan Istana Kepresidenan harus berhenti di Jalan Medan Merdeka Selatan, dekat patung kuda Arjuna Wijaya, karena dihalangi oleh barikade kepolisian. Dari atas mobil komando, seorang orator, Rafly Maulana Akbar dari Universitas Bung Karno, meminta aparat kepolisian membuka akses jalan tersebut. “Perlu adinda kepolisian ketahui bahwa kami mahasiswa datang ke sini untuk menyampaikan aspirasi, tidak untuk melakukan kegiatan-kegiatan anarkistis,” tegas Rafly. Namun, permintaan tersebut tidak direspons dan barikade tetap kokoh.
Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk kritik dan evaluasi terhadap berbagai langkah pemerintahan Prabowo-Gibran. Beberapa isu yang disorot meliputi proyek makan bergizi gratis dan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam berbagai program nasional. Para peserta demo tampak mengenakan almamater dari beragam universitas, termasuk jaket kuning dari Universitas Indonesia, jaket merah dari Universitas Bung Karno, jaket oranye dari Universitas Jayabaya, serta almamater biru dari Universitas Pamulang. Organisasi mahasiswa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) juga menjadi salah satu penggagas aksi ini di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Untuk mengawal demonstrasi ini, kepolisian mengerahkan sebanyak 1.743 personel. Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa petugas keamanan akan bertindak tegas, profesional, dan persuasif dalam menjalankan tugasnya. “Kami siap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Susatyo. Selama demo berlangsung, polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas, membuat kendaraan dari arah Jalan Medan Merdeka Barat tidak dapat masuk ke Jalan Medan Merdeka Selatan.
Unjuk rasa mahasiswa ini dimulai sebelum pukul 14.30 WIB. Hingga pukul 15.30 WIB, ratusan orang yang mengenakan atribut universitas masih aktif mengikuti jalannya demonstrasi.







