MENTAWAI – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia, Lolly Suhenty, menegaskan pentingnya strategi inovatif dalam pengawasan Pemilu, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis seperti Mentawai.

Dalam kunjungan kerja ke Kantor Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Sabtu (18/10), Lolly menekankan perlunya pengawasan partisipatif yang didorong oleh semangat kompetisi sehat.

Kunjungan ini bertujuan memberikan penguatan dan arahan menjelang tahapan Pemilu dan Pemilihan mendatang.

Lolly Suhenty mengusulkan agar Bawaslu di daerah mencari pihak lain untuk berkolaborasi sekaligus berkompetisi dalam hal pengawasan.

“Carilah kompetitor untuk tujuan kuatkan pengawasan partisipatif. Semakin banyak pihak yang ikut mengawasi, semakin kuat pula kualitas demokrasi kita,” ujar Lolly Suhenty dalam sambutannya.

Menurutnya, partisipasi publik yang masif dapat menciptakan mekanisme check and balance yang jauh lebih efektif terhadap seluruh proses penyelenggaraan Pemilu.

Akurasi dan Kecepatan Data, Kunci Integritas

Selain masalah partisipasi, Lolly juga menyoroti peran sentral dari akurasi dan kecepatan data dalam menjamin integritas Pemilu.

Integritas Pengawasan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB), kata dia, sangat bergantung pada efisiensi alur informasi dari tingkat daerah ke tingkat pusat.

“Ketepatan data di seluruh kabupaten/kota serta kecepatan dalam memberikan informasi dari bawah ke atas menjadi kunci penting,” tegas Lolly.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa analisis yang baik dan cepat oleh Bawaslu di tingkat nasional sangat bergantung pada seberapa cepat aliran informasi yang akurat dari daerah dapat disampaikan.

“Analisa yang baik membutuhkan waktu yang cukup, dan itu bergantung pada kecepatan aliran informasi,” imbuhnya.

Komitmen Dukungan Bawaslu RI untuk Wilayah Kepulauan

Kunjungan Lolly Suhenty, yang turut dihadiri oleh jajaran Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dan tim pendukung dari Bawaslu RI, merupakan bentuk dukungan penuh terhadap kinerja pengawasan di Mentawai.

Lolly mengakui bahwa Kepulauan Mentawai memiliki tantangan geografis yang khas dan berbeda dari daratan utama.

Namun, ia percaya bahwa komitmen jajaran pengawas di daerah kepulauan ini menjadi modal utama dalam menjaga integritas Pemilu.

“Kami hadir untuk memastikan setiap daerah, termasuk wilayah kepulauan seperti Mentawai, mendapat perhatian dan dukungan yang sama dalam mewujudkan pengawasan yang berintegritas,” tutupnya, meyakinkan bahwa tantangan geografis tidak akan menjadi penghalang bagi kualitas pengawasan. (*)

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *