Padang – Petani muda Sumatera Barat kini punya angin segar. Pemerintah Provinsi membuka akses pemasaran produk pertanian langsung ke lingkungan instansi pemerintah.

Rabu (8/10/2025), ratusan paket sayuran segar ludes terjual di halaman Kantor Gubernur Sumbar.

Hariyanda Ade Sagita, pemilik Hortisius Agriculturae Centrum, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyebut program ini membantu mengatasi kendala pemasaran yang selama ini menghantui petani muda.

“Pemprov Sumbar membuat terobosan baru. Kami diizinkan memasarkan sayuran ke instansi pemerintah, termasuk di Kantor Gubernur. Alhamdulillah, hasilnya sangat baik,” ungkap Hariyanda.

Ia menambahkan, 300 paket sayuran miliknya habis dalam empat jam. Ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi sektor pertanian di kalangan generasi muda.

Yenrita, seorang pengunjung, mengaku terbantu dengan adanya penjualan ini. “Saya bisa belanja kebutuhan dapur saat jam istirahat, tidak perlu ke pasar,” ujarnya.

“Sayurannya segar, harganya juga bersahabat, dan lokasinya strategis di halaman kantor,” imbuhnya.

Mursalim, Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I yang sedang diikutinya.

Tujuannya adalah memajukan sektor pertanian Sumbar melalui teknologi, digitalisasi, dan regenerasi petani.

“Kami ingin mengirim pesan kepada generasi muda bahwa kami hadir untuk mendukung mereka,” tegas Mursalim.

Pemprov Sumbar juga tengah menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) untuk memajukan sektor pertanian.

Mursalim menargetkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan aktif mendorong penerapan teknologi, digitalisasi, dan regenerasi petani setelah Pergub diterbitkan.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *