BeritaEcozonePolitik

Artha Graha Bantah Bangun di Padar, Fokus Konservasi

150
×

Artha Graha Bantah Bangun di Padar, Fokus Konservasi

Sebarkan artikel ini
artha-graha-tegaskan-tak-ada-rencana-pembangunan-di-pulau-padar
artha graha tegaskan tak ada rencana pembangunan di pulau padar

Jakarta – Grup Artha Graha membantah rencana pembangunan di Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Bantahan ini muncul setelah pemberitaan yang mengaitkan Tomy Winata dan Grup Artha Graha dengan bisnis pariwisata di sana.

Desain bangunan yang beredar merupakan rancangan lama dari pengelola sebelumnya. Saat ini, desain tersebut sedang dikaji ulang.

Pengkajian ulang mempertimbangkan kelestarian ekosistem dan aspirasi masyarakat adat.

Grup Artha Graha menegaskan tidak memiliki hubungan bisnis dengan pihak politik terkait pembangunan di kawasan tersebut melalui PT Komodo Wildlife Ecotourism (KWE).

“Sejak awal, Grup Artha Graha menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik, profesionalisme, serta menghindari konflik kepentingan, khususnya yang melibatkan unsur politik,” demikian pernyataan resmi perusahaan.

Melalui PT Palma Hijau Cemerlang, yang berafiliasi dengan Grup Artha Graha, kegiatan di Taman Nasional Komodo fokus pada konservasi dan penguatan fungsi kawasan.

Kegiatan ini sesuai perjanjian resmi dengan Balai Taman Nasional Komodo.

Komisaris Utama PT KWE, Erick Hartanto, menyatakan komitmen perusahaan bertumpu pada upaya konservasi.

Upaya konservasi diwujudkan melalui pemulihan habitat, pengelolaan sampah dan limbah, edukasi lingkungan, pengawasan, perlindungan kawasan, serta pelibatan masyarakat lokal.

Palma Hijau Cemerlang menegaskan seluruh perizinan usaha diajukan secara transparan dan sesuai hukum yang berlaku, tanpa intervensi dari pihak mana pun.

“Kami memandang kritik dan pandangan dari masyarakat adat maupun publik luas sebagai masukan yang sangat berharga,” ujar Erick.

Grup Artha Graha meyakini konservasi efektif bila dilakukan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, manfaatnya nyata bagi lingkungan, masyarakat, serta keberlanjutan Taman Nasional Komodo sebagai warisan dunia.