Fenesia – Presiden Prabowo Subianto telah dua kali merombak kabinetnya dalam kurun waktu Oktober 2024 hingga September 2025. Total enam menteri telah dicopot, sebuah langkah yang disebut Presiden sebagai upaya untuk memastikan kinerja optimal dan menegakkan komitmen terhadap pemerintahan yang bersih dan benar.
Kepala Negara sebelumnya memang telah memperingatkan para menterinya untuk bekerja dengan baik. Ia menegaskan akan mengganti menteri yang kinerjanya dianggap kurang karena tuntutan rakyat terhadap pemerintah yang bersih dan benar.
“Jadi, saya ingin tegakkan itu. Kepentingan hanya untuk bangsa, rakyat, tidak ada kepentingan lain, yang tidak mau bekerja benar-benar untuk rakyat ya saya akan singkirkan,” ujar Prabowo saat Harlah Ke-102 NU di Istora Senayan, Jakarta pada Rabu (5/2/2025).
Perombakan Kabinet Pertama: 19 Februari 2025
Perombakan kabinet pertama Prabowo terjadi pada Rabu, 19 Februari 2025. Saat itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dicopot dari jabatannya. Posisinya digantikan oleh Brian Yuliarto.
Pencopotan Satryo dikabarkan menyusul unjuk rasa para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemendikti Saintek yang menyatakan mereka bukanlah pegawai pribadi menteri. Satryo juga diprotes karena dinilai melakukan pergantian pejabat secara tidak adil dan menyalahi prosedur.
Selain itu, beredar isu kontroversial mengenai Satryo yang diduga menampar pegawai. Isu tersebut mencuat setelah rekaman suara diduga Satryo memaki-maki pegawai di rumah dinasnya tersebar. Satryo mengaku telah mengajukan surat pengunduran diri sebelum dicopot, dengan alasan kinerjanya dinilai tidak sesuai harapan pemerintah. “Karena mungkin tidak sesuai dengan harapan dari pemerintah, ya saya lebih baik mundur daripada diberhentikan,” jelasnya.
Perombakan Kabinet Kedua: 8 September 2025
Presiden Prabowo kembali melakukan pergantian menteri pada Senin, 8 September 2025, dengan lima menteri dicopot dari jabatannya. Para menteri yang diganti adalah Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, serta Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding.
Sebagai gantinya, Presiden Prabowo menunjuk sejumlah nama baru:
- Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
- Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
- Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi.
Namun, posisi Menko Polkam masih berstatus ad interim karena Kepala Negara belum menetapkan pengganti definitif. Demikian pula dengan Menpora baru yang belum dilantik karena calon menteri masih berada di luar kota saat hari pelantikan.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Daftar Terbaru Menteri Kabinet Merah Putih
Setelah dua kali perombakan kabinet, jumlah menteri yang menjabat di pemerintahan saat ini bertambah menjadi 49 orang. Berikut daftar terbaru menteri Kabinet Merah Putih setelah perombakan pada Senin, 8 September 2025:
- Ad interim (menunggu pengganti), Menteri Koordinator Politik dan Keamanan
- Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
- Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian
- Pratikno, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
- Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
- Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat
- Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Pangan
- Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara
- Muhammad Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri
- Sugiono, Menteri Luar Negeri
- Safrie Samsoedin, Menteri Pertahanan
- Nazaruddin Umar, Menteri Agama
- Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum
- Natalius Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM)
- Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
- Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan (hasil perombakan 8 September 2025)
- Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
- Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (hasil perombakan 19 Februari 2025)
- Fadli Zon, Menteri Kebudayaan
- Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan
- Saifullah Yusuf, Menteri Sosial
- Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan
- Mukhtarudin, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BPNTKI (hasil perombakan 8 September 2025)
- Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian
- Budi Santoso, Menteri Perdagangan
- Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
- Dodi Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum
- Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman
- Yandri Susanto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
- Iftitah Suryanagara, Menteri Transmigrasi
- Dodi Purwakandi, Menteri Perhubungan
- Meutya Hafidz, Menteri Komunikasi dan Digital
- Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian
- Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan
- Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan
- Nusron Wahid, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN
- Rahmat Pambudi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas
- Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
- Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara
- Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
- Hanif Faisol Nurrofiq, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
- Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM
- Ferry Juliantono, Menteri Koperasi (hasil perombakan 8 September 2025)
- Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah
- Widyanti Putri, Menteri Pariwisata
- Teuku Rifki Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif
- Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Menunggu pelantikan berikutnya, Menteri Pemuda dan Olahraga
- Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah.













