Berita

Menkeu Purbaya Tanggapi Tuntutan, Pacu Pertumbuhan Ekonomi

78
×

Menkeu Purbaya Tanggapi Tuntutan, Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
tuntutan-17+8,-menkeu-purbaya:-suara-sebagian-kecil-rakyat
tuntutan 17+8, menkeu purbaya: suara sebagian kecil rakyat

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pertumbuhan ekonomi 6-7 persen dapat meredam aksi protes terkait 17+8 Tuntutan Rakyat. Ia menilai tuntutan tersebut muncul dari keresahan sebagian masyarakat yang belum sejahtera.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya saat konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (8/9/2025).

“Saya akan ciptakan pertumbuhan ekonomi 6-7 persen. Maka (tuntutan) itu akan hilang dengan otomatis. Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak dibandingkan mendemo,” ujarnya.

Purbaya mengakui target pertumbuhan 8 persen yang diinginkan Presiden Prabowo Subianto tidak bisa dicapai secara instan.

Pemerintah akan mengoptimalkan sumber pertumbuhan dari dalam dan luar negeri untuk mencapai target tersebut.

“Kita akan kejar secepat mungkin, menciptakan pertumbuhan yang optimal. Kalau Anda bilang bisa nggak besok 8 persen? Kalau saya bilang bisa, kan saya nipu. Tapi kita bergerak ke arah sana,” tegas Purbaya.

Percepatan pertumbuhan ekonomi menjadi mandat utama dari Presiden, lanjut Purbaya. Pemerintah akan bekerja keras membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai informasi, 17+8 Tuntutan Rakyat mencakup isu demokrasi, transparansi politik, perlindungan buruh, hingga pengendalian harga. 17 tuntutan diberi batas waktu sepekan sejak aksi 28-30 Agustus, sementara delapan tuntutan sisanya diberi tenggat hingga 31 Agustus 2026.