News

Ahmad Muzani dan Sugiono Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei di Iran

29
×

Ahmad Muzani dan Sugiono Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei di Iran

Sebarkan artikel ini
2ccebb1243a0903d88db25795bc03078.jpg
2ccebb1243a0903d88db25795bc03078.jpg

Jakarta, Fenesia.com – Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi guna menghadiri prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Masyhad, Iran, pada Kamis (9/7/2026).

Keputusan ini diambil setelah gelombang kritik tajam mewarnai diskursus publik terkait minimnya representasi resmi Indonesia dalam peristiwa diplomatik penting tersebut.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengonfirmasi bahwa dirinya bersama Menteri Luar Negeri Sugiono telah menerima mandat khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi utusan resmi negara.

“Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatolloh Khamenei di Masyhad, Iran pada Kamis 9 Juli 2026,” kata Muzani dikutip dari akun Instagram pribadinya pada Selasa (7/7/2026).

Langkah pemerintah ini dipandang sebagai upaya koreksi atas sorotan publik dan kritik dari berbagai pihak mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia.

Sebelumnya, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal melontarkan kritik keras terkait absennya delegasi pemerintah pusat dalam undangan resmi dari pihak Iran.

Dino menilai ketidakhadiran pejabat setingkat menteri atau pimpinan lembaga dalam acara tersebut mencederai citra diplomasi bebas aktif yang dianut Indonesia selama ini.

“Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal,” ucap Dino Patti Djalal, Minggu (5/7).

Ia menggarisbawahi bahwa posisi Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia menuntut keterlibatan diplomatik yang lebih proaktif, terutama dalam merespons dinamika geopolitik di Timur Tengah.

Menurut dia, kehadiran Duta Besar Republik Indonesia di Teheran saja dianggap belum cukup untuk menunjukkan penghormatan diplomatik yang setara dengan langkah negara-negara sahabat lainnya.

Berbagai negara seperti Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Pakistan, Kazakhstan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, dan Bangladesh tercatat telah mengirimkan delegasi resmi dengan level menteri hingga presiden.

Menanggapi urgensi tersebut, Muzani menyatakan bahwa saat ini pihak Kementerian Luar Negeri tengah mematangkan seluruh rangkaian agenda keberangkatan delegasi Indonesia.

Ia menekankan bahwa kehadiran delegasi ini merupakan bentuk solidaritas sekaligus penghormatan resmi dari bangsa Indonesia terhadap mendiang pemimpin Iran tersebut.

“Saat ini rencana keberangkatan sedang dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri. Kehadiran kami merupakan representasi resmi pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang turut berduka cita atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei,” jelasnya.

Penugasan ini diharapkan dapat meredam spekulasi mengenai keretakan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran pascainsiden yang menimpa Ayatollah Khamenei.

Pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap detail kunjungan berjalan lancar sesuai dengan protokol internasional yang berlaku dalam prosesi pemakaman kenegaraan.

Kehadiran Ketua MPR dan Menlu menjadi bukti bahwa Indonesia tetap menempatkan kepentingan strategis dan hubungan bilateral dengan Iran sebagai prioritas utama dalam politik luar negeri.

41add978b6228ff0b8c7707fd1b44b2c.jpg
News

Ringkasan Berita: Hakim Tunggal PN Jaksel, I Ketut Darpawan, mengabulan sebagian praperadilan Roy Suryo, Selasa (7/7/2026). Dalam pertimbangan hukumnya, Darpawan menyatakan Polda Metro Jaya menyalahi prosedur saat melakukan penggeledahan, penangkapan, dan penahanan Roy. Darpawan diketahui juga merupakan hakim sidang praperadilan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. TRIBUNNEWS.com – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel),…