Jakarta – Proses seleksi Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026-2029 kini memasuki fase penentuan.

Publik menanti siapa saja 27 nama calon yang akan melaju ke tahap uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi I DPR RI.

Seleksi KPI Pusat tahun ini diawali dengan pembukaan pendaftaran oleh Panitia Seleksi (Pansel) pada 9 hingga 23 Januari 2026 melalui laman resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Dari proses tersebut, tercatat sebanyak 702 orang mendaftar sebagai calon anggota KPI Pusat.

Tahapan kemudian berlanjut ke seleksi administrasi. Panitia Seleksi mengumumkan sebanyak 156 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak mengikuti tes penulisan makalah pada 30 Januari 2026.

Setelah tahap penulisan makalah, jumlah peserta kembali mengerucut. Sebanyak 108 calon dinyatakan lolos dan berhak mengikuti asesmen psikologis yang digelar pada 9 hingga 12 Februari 2026.

Pada fase ini, Pansel juga membuka ruang partisipasi publik dengan meminta masyarakat memberikan masukan terkait rekam jejak para peserta.

Tahapan berikutnya menjadi salah satu fase paling krusial dalam proses seleksi. Panitia Seleksi kemudian menetapkan 81 peserta yang lolos asesmen psikologis untuk mengikuti wawancara Pansel pada 8 hingga 10 April 2026 di Jakarta.

Kini, perhatian publik tertuju pada hasil akhir tahapan wawancara tersebut. Dari 81 peserta, Pansel nantinya akan menyaring menjadi 27 nama calon anggota KPI Pusat yang akan diserahkan pemerintah kepada DPR RI.

Sebanyak 27 nama itu selanjutnya akan menjalani fit and proper test di Komisi I DPR RI sebelum akhirnya dipilih sembilan orang untuk menjadi Anggota KPI Pusat periode 2026-2029.

Merujuk proses seleksi periode sebelumnya, uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI dilakukan secara terbuka dengan materi seputar visi penyiaran nasional, pengawasan isi siaran, independensi lembaga regulator, perlindungan publik, hingga tantangan media digital dan konvergensi platform.

Tahapan di DPR RI diperkirakan bakal menjadi arena persaingan ketat mengingat KPI Pusat memiliki posisi strategis dalam mengawasi penyiaran televisi dan radio nasional di tengah perubahan pola konsumsi media masyarakat yang semakin bergeser ke platform digital.

Publik kini menanti pengumuman resmi 27 nama calon anggota KPI Pusat yang akan melangkah ke Senayan untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan di hadapan Komisi I DPR RI.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *