Jakarta – Kabar duka datang dari Lebanon. Praka Farizal Romadhon, anggota TNI, gugur saat menjalankan misi perdamaian.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah membenarkan kabar tersebut.
TNI memastikan akan terus menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Hal ini dilakukan meski ada serangan artileri Israel.
“TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat PBB secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan prajurit,” kata Aulia, Senin (30/3/2026).
Penugasan misi perdamaian adalah bagian dari tugas TNI. Tujuannya, menciptakan perdamaian dunia, sesuai UUD 1945.
TNI menyatakan tidak akan lepas tangan terhadap keselamatan prajuritnya di Lebanon.
Prajurit diminta meningkatkan kewaspadaan operasi sesuai standar PBB.
TNI terus memantau situasi di Lebanon. Langkah ini dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya.
“TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontingensi sesuai dinamika di daerah penugasan Lebanon,” ucapnya.
Selain satu prajurit gugur, tiga prajurit lain luka-luka. Mereka terkena serangan artileri saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon, Ahad (29/3/2026).













