Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tengah memantau pergerakan Siklon Tropis Jangmi yang berpotensi meningkat hingga kategori 2. Fenomena cuaca ekstrem ini diperkirakan memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.
Berdasarkan data pemantauan per Kamis (28/5) pukul 19.00 WIB, posisi siklon berada di Laut Filipina, tepatnya di sebelah utara Papua. Sistem ini berkembang dari bibit siklon 99W yang intensitasnya telah terbentuk sejak 27 Mei lalu.
“Kecepatan angin maksimum dalam 24 jam ke depan diprakirakan meningkat tetapi masih pada kategori 2 dengan pergerakan ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Jumat (29/5).
Dampak tidak langsung dari siklon tersebut mencakup hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Selain itu, sistem ini berpotensi memicu gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe dan Talaud, hingga Samudra Pasifik utara Papua.
“Masyarakat pesisir dan pelayaran di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi,” tegas BMKG.
Selain faktor siklon, BMKG mencatat adanya dinamika atmosfer regional yang mendukung pertumbuhan awan hujan, seperti sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan yang membentuk daerah konvergensi hingga Kepulauan Natuna.
BMKG turut memprediksi Gelombang Rossby Ekuatorial masih aktif bergerak ke arah barat yang mendukung pertumbuhan awan hujan di Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian utara. Sementara itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Kelvin diperkirakan tidak memberikan pengaruh signifikan.
“Pengaruh sistem regional seperti Siklon Tropis Jangmi, sirkulasi siklonik, serta aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial tersebut perlu diwaspadai karena masih dapat meningkatkan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya bagian utara,” ungkap pihak BMKG.
Lebih lanjut, BMKG merinci sejumlah daerah yang berpotensi diguyur hujan pada Jumat (29/5), meliputi Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, dan seluruh wilayah Papua.







