Agam – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyerap 40 ribu tenaga kerja lokal. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatera.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan hal ini saat berada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (28/1/2026).
Menurut Dody, puluhan ribu tenaga kerja lokal ini juga menjadi langkah pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Terutama di tingkat akar rumput.
Instruksi penyerapan tenaga kerja lokal pertama kali disampaikan pada 12 Desember 2025 di Aceh. Kemudian diterapkan pula di dua provinsi lainnya.
“Padat karya itu harus dilakukan, terutama di lokasi bencana,” ujar Dody.
Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar perekonomian masyarakat di tiga provinsi terdampak bencana dapat segera pulih.
Supervisor Health, Safety, Security, and Environment PT Hutama Karya Infrastruktur, Budi Setia, menyebutkan pihaknya telah mempekerjakan 16 tenaga kerja lokal di Kecamatan Malalak.
Mereka direkrut untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana.
Belasan pekerja lokal tersebut bekerja sebagai sopir truk dan pembantu lapangan. Hutama Karya berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dalam proses rekrutmen.
“Pemberdayaan tenaga kerja lokal merupakan salah satu standar perusahaan,” kata Budi. Sekitar 40 persen pekerja harus berasal dari warga setempat.







