Berita

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jakarta Meningkat Tajam

106
×

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jakarta Meningkat Tajam

Sebarkan artikel ini
jaktim-jadi-wilayah-terbanyak-laporan-kekerasan-pada-perempuan-dan-anak
jaktim jadi wilayah terbanyak laporan kekerasan pada perempuan dan anak

Jakarta – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di DKI Jakarta melonjak tajam sepanjang tahun 2025.

Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mencatat 2.088 laporan hingga 1 Desember 2025.

Data dari UPT PPA Pulogadung menunjukkan tren peningkatan kasus dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, mengungkapkan Jakarta Timur menjadi wilayah penyumbang laporan terbanyak, mencapai 552 kasus.

“Jakarta Timur mencatat jumlah laporan tertinggi, yaitu 552 kasus hingga hari ini,” ujar Iin saat kampanye 16 hari cegah kekerasan perempuan dan anak di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (1/12).

Dari total laporan, 969 korban adalah perempuan dewasa, 772 anak perempuan, dan 347 anak laki-laki.

Kekerasan psikis, seperti perundungan dan body shaming, mendominasi kasus di Jakarta Timur.

Iin menekankan dampak serius kekerasan nonfisik terhadap kesehatan mental anak.

“Ini menunjukkan bahwa kekerasan nonfisik semakin meningkat dan pemulihannya tidak mudah,” katanya.

Dinas PPAPP DKI Jakarta terus menggencarkan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan melalui kampanye 16 hari anti kekerasan.

Iin menilai peningkatan laporan sebagai indikasi positif bahwa masyarakat semakin berani melaporkan kasus kekerasan.

Lima faktor utama yang memicu tingginya kasus kekerasan adalah tekanan ekonomi, pola asuh, paparan media sosial, lingkungan sosial, serta pernikahan dini dan ketimpangan gender.

7708174bdce75da89a9be7c83dcd7314.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Timnas Voli Putri U-18 Indonesia bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Mongolia 3-1 (22-25, 25-20, 25-12, 25-17) pada laga klasifikasi peringkat ketujuh AVC Girls U18 2026. Kemenangan tersebut memastikan Srikandi Muda menutup kejuaraan dengan finis di posisi ketujuh Asia setelah sebelumnya gagal melaju ke semifinal. Dominasi Indonesia terlihat sejak set kedua, dengan permainan yang semakin solid baik dalam…