Berita

Gus Yahya Ajak Selesaikan Masalah Internal PBNU Bersama

143
×

Gus Yahya Ajak Selesaikan Masalah Internal PBNU Bersama

Sebarkan artikel ini
gus-yahya-akui-banyak-masalah-di-pbnu,-ajak-selesaikan-lewat-muktamar
gus yahya akui banyak masalah di pbnu, ajak selesaikan lewat muktamar

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengakui adanya masalah internal di tubuh organisasi yang dipimpinnya. Ia mengajak seluruh pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut bersama-sama.

Gus Yahya menegaskan, muktamar menjadi satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah yang ada.

“Ada banyak masalah, kita akui ada banyak masalah. Mari kita selesaikan masalah-masalah (bersama),” kata Gus Yahya di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2025).

Menurutnya, penyelesaian masalah internal PBNU dapat dilakukan jika semua pihak memiliki pandangan yang sama. Ia mendorong agar berbagai masalah di internal PBNU diselesaikan melalui muktamar.

“Yang belum bisa kita selesaikan sampai Muktamar, selesaikan di Muktamar saja. Kita selesaikan pada saat itu saja,” ujarnya.

Di tengah polemik pemakzulan, Gus Yahya menegaskan dirinya masih menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.

Ia bahkan siap menempuh jalur hukum jika upaya musyawarah terkait jabatannya ditolak.

“Kami akan pertahankan ini dengan sekuat-kuatnya. Apabila jalan dialog, jalan musyawarah dengan akal sehat, dengan maksud baik, dengan hati yang tulus, ini ditolak sama sekali, mungkin karena kepentingan atau apa pun, ya kami siap untuk menempuh jalur hukum demi menjaga keutuhan dari tatanan organisasi ini,” tegas Gus Yahya dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025).

Gus Yahya menjelaskan, AD/ART dan peraturan PBNU mengatur bahwa jabatan Ketua Umum hanya bisa digantikan melalui muktamar.

Ia juga menyatakan bahwa hasil Rapat Harian Syuriyah terkait jabatannya tidak dapat diterima dan batal demi hukum karena di luar kewenangan Rapat Harian Syuriyah.

“Bahwa enggak ada jalan keluar selain bersama-sama. Mari bermuktamar bersama. Supaya selesai muktamar, selesai semua. Sudah enggak ada lagi masalah,” jelasnya.

“Soal jabatan ini bukan sesuatu yang terpenting, tetapi yang paling penting adalah mengenai tatanan organisasi. Mari kita laksanakan tatanan organisasi ini,” pungkas Gus Yahya.

7708174bdce75da89a9be7c83dcd7314.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Timnas Voli Putri U-18 Indonesia bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Mongolia 3-1 (22-25, 25-20, 25-12, 25-17) pada laga klasifikasi peringkat ketujuh AVC Girls U18 2026. Kemenangan tersebut memastikan Srikandi Muda menutup kejuaraan dengan finis di posisi ketujuh Asia setelah sebelumnya gagal melaju ke semifinal. Dominasi Indonesia terlihat sejak set kedua, dengan permainan yang semakin solid baik dalam…