Solo – DPC PDIP Solo mengeluarkan instruksi penting kepada seluruh kadernya terkait pengunduran diri FX Hadi Rudyatmo dari jabatan Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Kader diminta menahan diri dan tidak memberikan reaksi berlebihan.

Instruksi ini muncul setelah penundaan Konferda DPD PDIP Jateng yang seharusnya mengukuhkan FX Rudy sebagai ketua definitif.

Teguh Prakosa, Plt Ketua DPC PDIP Solo, mengungkapkan kekhawatiran akan potensi reaksi negatif dari kader atas penundaan tersebut.

“Loyalitas jangan berlebihan dulu. Kalau sudah berlebihan, nanti melakukan hal-hal yang tidak produktif,” tegas Teguh, Kamis (18/12), di kantor DPC PDIP Solo.

Teguh juga melarang kader membahas pengunduran diri FX Rudy di media sosial.

Menurutnya, menjaga soliditas partai dan menghindari tindakan di luar kendali adalah prioritas utama.

“Saya yakin kalau kita tidak sampaikan pada struktur di bawah, nanti pikirannya macam-macam. Kalau sudah macam-macam, dia akan melakukan hal yang di luar kendali,” jelasnya.

Teguh mengingatkan bahwa pengunduran diri FX Rudy baru akan sah setelah disetujui oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

FX Rudy sendiri mengakui telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Megawati pada 12 Desember 2025. Dalam suratnya, ia menyatakan ketidakmampuannya untuk melanjutkan tugas sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.

“Kita tunggu dulu hasilnya. Kalau sudah ada hasilnya, baru kita bersikap,” pungkas Teguh.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *