Fenesia – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberikan apresiasi terhadap debut Adrian Wibowo saat Timnas Indonesia menghadapi Lebanon pada Senin (8/9/2025). Masuk sebagai pemain pengganti, Adrian dinilai menunjukkan performa menjanjikan meski belum berhasil mencetak gol.
Adrian Wibowo merasakan momen pertamanya mengenakan seragam Merah Putih di hadapan puluhan ribu suporter dalam laga kontra Lebanon tersebut. Ia masuk pada menit ke-59 menggantikan Stefano Lilipaly, dan bermain selama 31 menit.
Sepanjang penampilannya, Adrian berusaha keras menyesuaikan diri dengan tempo tinggi pertandingan internasional. Ia mencatatkan 10 operan dengan akurasi tinggi dan melepaskan satu percobaan tembakan.
Kluivert mengungkapkan kepuasannya terhadap kontribusi pemain muda tersebut. Menurutnya, Adrian mampu menjalankan instruksi dengan baik meski baru pertama kali tampil di level internasional.
“Saya sangat senang Adrian bisa melakukan debutnya di timnas. Saya rasa dia bermain cukup baik dan melakukan tugas yang saya minta,” kata Patrick Kluivert.
Pelatih asal Belanda itu melanjutkan, “Tidak mudah langsung tampil bagus di pertandingan pertama, tapi dia melakukan tugasnya dengan baik. Saya senang dia bisa memberikan kontribusinya untuk timnas Indonesia.”
Kluivert menegaskan, keputusan memberi kesempatan kepada Adrian bukan tanpa alasan. Ia percaya setiap pemain Indonesia, di manapun berada, memiliki hak untuk membuktikan diri.
“Tentu kami selalu mencari potensi terbaik yang dimiliki para pemain Indonesia di mana pun mereka berada. Kami melihat Adrian punya kualitas yang menjanjikan,” ujarnya.
Meskipun debut Adrian belum berbuah gol, langkah awal ini membuka jalan cerah bagi masa depannya bersama Timnas Indonesia. Dengan usia muda dan dukungan pelatih, ia berada di jalur tepat untuk berkembang.
Dalam laga melawan Lebanon, Timnas Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 74 persen di babak pertama. Namun, pertahanan disiplin Lebanon membuat skuad Garuda kesulitan mencetak gol.
Kesempatan terbaik Indonesia sempat hadir melalui sepakan Stefano Lilipaly jelang turun minum, namun masih melambung di atas gawang.
“Saya pikir sepanjang laga menunjukkan kami mendominasi permainan, dari kiri ke kanan, dari depan ke belakang,” ujar Patrick Kluivert.
“Kami menciptakan aksi individual fantastis. Kami memiliki beberapa peluang. Sayang sekali kami tak mampu mencetak gol,” ucapnya lagi.
Meski demikian, Kluivert mengaku bangga. “Namun, saya sangat bangga kepada tim, sebab saya sekarang menerapkan skema baru dan mereka menjalankannya dengan sangat sangat bagus,” pungkasnya.














