Fenesia – Laboratorium China bernama The Shandong Yinfeng Life Science Research dikabarkan tengah mengembangkan proyek “membangkitkan orang mati.”
Cryogenic
Metode ini lazim disebut cryogenic, dan beberapa lembaga mendalami bidang ini. Shandong Yinfeng Life Science Research Institute yang berlokasi di Jinan, China adalah salah satunya, di mana jenazah beberapa orang sudah disimpan di sini dalam temperatur sangat rendah.
Tubuh yang sudah meninggal disimpan dalam kontainer stainless steel yang mengandung nitrogen cair super dingin. Du Hong, seorang penulis dari Chongqing, adalah manusia pertama di China yang menjalani prosedur tersebut setelah meninggal dunia karena kanker pankreas di 2015.
Pendapat Aaron Drake
Aaron Drake, Direktur pusat respon klinis Yinfeng menjelaskan, jantung manusia hanya memiliki waktu enam jam untuk berfungsi kembali setelah kematian pemiliknya. Tetapi dengan teknologi krionik, waktu ini dapat diperpanjang.
“Pertimbangkan jika Anda dapat memperpanjangnya dari enam jam menjadi enam hari selama organ disimpan dalam lingkungan yang sangat dingin dan terus disiram darah yang mengalir melaluinya, maka Anda akan memiliki seluruh waktu hidup lebih panjang,” ujarnya dikutip dari Indiatimes.
Empat Laboratorium Dengan Fasilitas Sama
Menurut laporan media setempat, di seluruh dunia hanya ada empat laboratorium yang memiliki fasilitas seperti di China
Nantinya, laboraturium ini tidak hanya membekukan jenazah. China disebut bakal melangkah lebih jauh dalam penelitian transplantasi organ.
“Lebih dari 100 orang mengunjungi pusat penelitian kami tahun lalu. Sebanyak 60 di antaranya berjanji akan menggunakan layanan ini. Mereka sudah memberikan deposit,” kata Li Qingping, direktur Institute Yifeng.







