BeritaNgampus

Unhas Pastikan Akses Pendidikan Terjangkau Meski 181 Mahasiswa Baru Mundur

14
×

Unhas Pastikan Akses Pendidikan Terjangkau Meski 181 Mahasiswa Baru Mundur

Sebarkan artikel ini
ada-181-calon-maba-jalur-snbp-unhas-yang-mundur-tak-daftar-ulang
ada 181 calon maba jalur snbp unhas yang mundur tak daftar ulang

Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) mencatat tren positif dalam proses registrasi ulang mahasiswa baru hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Sebanyak 3.308 calon mahasiswa telah merampungkan daftar ulang dari total 3.489 peserta yang dinyatakan lulus.

Data tersebut menunjukkan adanya 181 peserta yang memilih untuk tidak melanjutkan proses pendaftaran. Meski demikian, jumlah ini mencatatkan persentase ketidakikutsertaan terendah dalam empat tahun terakhir, yakni di angka 5,19 persen.

Sebagai perbandingan, pada 2023 terdapat 221 orang (8,78 persen) yang tidak mendaftar ulang. Angka tersebut kemudian turun menjadi 202 orang (7,16 persen) pada 2024 dan 202 orang (6,43 persen) pada 2025.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof Muhammad Ruslin, menegaskan bahwa pihak universitas berupaya maksimal mencegah calon mahasiswa batal mendaftar ulang akibat kendala biaya. Pihaknya telah menerapkan berbagai langkah strategis mulai dari sosialisasi intensif hingga penyediaan dukungan penuh bagi calon mahasiswa.

Menurut Ruslin, sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Unhas dirancang secara berkeadilan berbasis kemampuan ekonomi keluarga. UKT terbagi ke dalam delapan kelompok dengan rentang biaya mulai dari Rp500.000 hingga Rp25.000.000, tergantung pada program studi.

Ia menjelaskan, penetapan kategori tersebut dilakukan melalui verifikasi komprehensif dan partisipatif dengan mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi.

Ruslin menambahkan, calon mahasiswa juga diberikan kesempatan mengajukan banding jika merasa hasil verifikasi UKT belum sesuai dengan kondisi ekonomi mereka. Hal ini merupakan komitmen universitas dalam menjaga akses pendidikan tinggi agar tetap terjangkau.

Selain itu, panitia penerimaan rutin mengirimkan pengingat kepada peserta yang lulus agar segera melakukan registrasi. Universitas juga menyediakan ruang konsultasi bagi peserta guna mencari solusi atas kendala yang dihadapi.

Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, menekankan prinsip kuat lembaganya untuk memastikan tidak ada mahasiswa yang putus studi akibat masalah biaya. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya Unhas menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Fenomena calon mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang, baik pada jalur SNBP maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), sebenarnya terjadi di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, sebelumnya menyoroti data pemerintah mengenai sekitar 60 ribu calon mahasiswa di seluruh Indonesia yang tidak melakukan daftar ulang.

Ia mempertanyakan apakah angka tersebut dipicu oleh kesalahan pemilihan jurusan, diterima di kampus lain yang lebih diminati, atau kendala pembiayaan seperti ketidakpastian KIP Kuliah. Menurutnya, isu ini perlu didalami melalui survei mendalam untuk memastikan penyebab pastinya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof Eduart Wolok, meluruskan bahwa angka 60 ribu tersebut merupakan akumulasi dari total kuota yang tidak terisi di seluruh jalur penerimaan, baik jalur nasional maupun mandiri di berbagai perguruan tinggi.

Eduart memaparkan bahwa terdapat berbagai alasan mengapa calon mahasiswa tidak melanjutkan pendaftaran, mulai dari keinginan masuk ke program studi impian hingga kendala biaya.

Ia menjelaskan bahwa penetapan UKT dilakukan secara objektif berdasarkan profil ekonomi mahasiswa sehingga kategori UKT rendah tidak mungkin diberikan kepada mahasiswa dengan kemampuan ekonomi tinggi, atau sebaliknya.

Jika terdapat keberatan terhadap penetapan UKT, Eduart menegaskan bahwa pihak perguruan tinggi selalu membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengajukan keringanan biaya.

Ia menyebut, setiap permintaan keringanan tersebut pasti akan dipertimbangkan oleh pihak kampus.