Ecozone

Harga Pertamax Naik, Pemda DIY Batasi Mobil Dinas untuk Pejabat

16
×

Harga Pertamax Naik, Pemda DIY Batasi Mobil Dinas untuk Pejabat

Sebarkan artikel ini
3085b3cf11c7ada03be388b6d0ea850f.jpg
3085b3cf11c7ada03be388b6d0ea850f.jpg

Yogyakarta – Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menerapkan kebijakan penghematan anggaran operasional sebagai respons atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan harga BBM nonsubsidi tersebut dari kisaran Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter yang dinilai berdampak langsung terhadap biaya operasional kendaraan dinas.

Kepala Biro Umum dan Protokol Sekretariat Daerah DIY, Teguh Suhada, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini belum bisa melakukan penyesuaian anggaran secara instan. Hal tersebut dikarenakan mekanisme perubahan anggaran baru dapat dilakukan melalui pembahasan APBD Perubahan yang prosesnya memerlukan waktu.

Dalam menyikapi kondisi ini, Pemda DIY memilih untuk memprioritaskan efisiensi penggunaan kendaraan dinas dan berbagai kegiatan operasional lainnya. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah kenaikan harga BBM yang membebani pos anggaran perjalanan dinas.

Teguh menegaskan bahwa Pemda DIY kini harus lebih disiplin dalam mengelola anggaran. Ia mengibaratkan langkah ini sebagai upaya mengencangkan ikat pinggang agar kegiatan pemerintahan tetap dapat berjalan dengan anggaran yang tersedia saat ini sebelum adanya revisi APBD.

Strategi efisiensi yang diterapkan mencakup pembatasan penggunaan kendaraan operasional, pengurangan jumlah mobil dalam satu agenda kegiatan, hingga pengetatan fasilitas transportasi bagi tamu kementerian atau lembaga pemerintah pusat yang melakukan kunjungan kerja ke DIY.

Sebagai contoh konkret, operasional protokol yang sebelumnya menggunakan dua kendaraan untuk mendampingi Gubernur kini dipangkas menjadi satu unit saja. Langkah serupa juga diberlakukan bagi para pejabat di lingkungan Pemda DIY.

Teguh menambahkan bahwa rombongan pejabat yang memiliki agenda bersama kini diwajibkan untuk menggunakan kendaraan yang sama. Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini tidak lagi diperkenankan membawa mobil dinas secara terpisah jika terdapat agenda kunjungan yang dilakukan secara kolektif.

Sebagai gantinya, Pemda DIY menyediakan kendaraan berkapasitas besar seperti Toyota Hiace untuk mengakomodasi mobilitas para pejabat dalam satu rombongan. Ketentuan ini diharapkan dapat menekan konsumsi BBM secara signifikan tanpa mengurangi efektivitas koordinasi antarinstansi di lingkungan pemerintah.

Meskipun harga Pertamax mengalami kenaikan yang cukup tinggi, Pemda DIY tetap berkomitmen untuk mematuhi regulasi terkait penggunaan bahan bakar. Seluruh kendaraan dinas berpelat merah diwajibkan untuk tetap menggunakan BBM nonsubsidi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Teguh memastikan bahwa pihaknya tidak akan beralih menggunakan BBM bersubsidi seperti Pertalite untuk kendaraan dinas. Kebijakan penggunaan BBM nonsubsidi tetap dipertahankan meski beban pengeluaran operasional di sektor transportasi mengalami peningkatan akibat penyesuaian harga di tingkat nasional. Langkah efisiensi ini akan terus dievaluasi hingga proses pembahasan APBD Perubahan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

24ac3ed6da45b91b46e8b3a6f0257daf.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Performa indeks LQ45 yang dihuni oleh saham-saham unggulan atau blue chip terpantau naik 3,54% ke level 589,47 pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Penguatan ini memperpanjang tren positif setelah pada perdagangan sebelumnya melonjak 8,01%. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, mengatakan penguatan indeks LQ45 saat ini mengindikasikan lebih dari sekadar technical rebound. Abida bilang lonjakan LQ45 sebesar…

0e90dbb1b011a442dc1100a968e65442.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Rabu (10/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,63% secara harian ke Rp 17.944 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,93% secara harian ke Rp 17.971 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah murni didukung sentimen domestik oleh meningkatnya harapan…

66d9be80f9b2216849e36f5d6ffa975e.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Para pemegang saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu (10/6/2026) menyetujui rencana pembagian total dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 5,05 triliun atau setara 70% dividend payout ratio (DPR). Persentase DPR ini lebih rendah dibandingkan dengan DPR ANTM tahun sebelumnya yang mencapai 100%. Dalam laporan Stockbit Sekuritas, jumlah tersebut mengindikasikan…

4132233f6d237942dc15899eb316d66f.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) memutuskan untuk membagikan dividen tunai final sebesar Rp 4,08 per saham dari laba tahun buku 2025. Saham OMED pada Rabu (10/6/2026) ditutup naik 0,52% di Rp 195 per saham. Sehingga jika menggunakan acuan harga ini maka potensi yield dividen OMED sebesar 2,09%. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (8/6). Dengan demikian,…

eebfd20d375b6e55ea106c160aa10574.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) menargetkan produksi tandan buah segar (TBS) sebanyak 336.400 ton sepanjang tahun 2026. Produksi minyak sawit alias crude palm oil (CPO) sebesar 73.292 ton dan Palm Kernel diproyeksi mencapai 15.031 ton di tahun 2026. Sepanjang 2026, penjualan MKTR pun diperkirakan mencapai Rp1,390 triliun. Direktur Keuangan & Investasi PT Menthobi Karyatama Raya Tbk Wawan Sulistyawan mengatakan MKTR…