Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyoroti pentingnya Taman Nasional Bantimurung sebagai ‘Kingdom of Butterfly’. Peningkatan jumlah spesies kupu-kupu hingga 114 persen dalam 10 tahun terakhir menjadi sorotan utama.
Hal ini disampaikan saat pengecekan pengelolaan kawasan konservasi dan pengembangan ekowisata di Taman Nasional Bantimurung, Sulawesi Selatan.
Raja Juli menyebut peningkatan jumlah spesies kupu-kupu menandakan keberhasilan kolaborasi seluruh stakeholder.
“Betapa pentingnya makna dan arti Taman Nasional. Kingdom of Butterfly, kerajaan kupu kupu,” ujarnya, Rabu (28/1).
Ia juga menekankan perlunya perbaikan infrastruktur pendukung di Taman Nasional Bantimurung.
Terutama jalur wisata yang masih licin dan berlumut, agar lebih aman dan ramah pengunjung.
Menurutnya, pengembangan ekowisata yang baik akan memberikan banyak manfaat bagi pengunjung dan kelestarian ekosistem.
Pemerintah berkomitmen menjaga ekosistem dan meningkatkan kualitas layanan kawasan Taman Nasional.
“Semua pihak bahu membahu, dan hasilnya bisa kita rasakan bersama. Menjaga kosistem yang penting ini, sehingga meningkatkan jumlah spesies,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Raja Juli juga melepaskan 11 ekor Burung Jalak Tunggir Merah, 32 Burung Kacamata Kericau, dan 19 kupu-kupu berbagai jenis.







