BeritaPeristiwa

Hujan Lebat Tumbangkan Pohon di Dua Lokasi Kota Padang

18
×

Hujan Lebat Tumbangkan Pohon di Dua Lokasi Kota Padang

Sebarkan artikel ini

Padang – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kota Padang pada Kamis (21/5/2026) memicu pohon tumbang di dua titik lokasi berbeda. Meski sempat merusak fasilitas umum dan menghambat akses jalan, peristiwa ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Lokasi pertama terjadi di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, pada pukul 06.18 WIB. Sebuah pohon rambutan sepanjang 15 meter dengan diameter 80 cm tumbang dan menimpa bangunan musholla milik warga.

Tim Reaksi Cepat (TRC) PB BPBD Kota Padang segera terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses pembersihan material pohon dilakukan secara gotong royong bersama tim gabungan dari unsur TNI, pihak kelurahan, perangkat RT/RW, dan masyarakat setempat.

Sementara itu, lokasi kedua berada di depan Posyandu Lansia Ayah Bunda, Jalan Jakarta, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara. Evakuasi material pohon di titik tersebut ditangani oleh TRC Satlinmas Satpol PP Kota Padang bersama perangkat kewilayahan.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat untuk menormalkan kembali kondisi di lapangan pascakejadian.

“Pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang ini sempat menimpa bangunan musholla dan menghambat akses jalan warga. Anggota TRC PB BPBD sudah langsung diturunkan ke lapangan untuk melakukan pembersihan agar kondisi segera kembali normal,” ujar Hendri.

Hendri menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi ke depannya.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada saat hujan disertai angin kencang. Demi keselamatan, hindari berteduh atau memarkirkan kendaraan di bawah pohon karena sangat rawan tumbang,” tegasnya.

BPBD Kota Padang juga menyediakan layanan pengaduan kedaruratan bagi masyarakat melalui Call Center (0751) 778775 atau WhatsApp 085891522181. Hingga saat ini, situasi di kedua lokasi tersebut dilaporkan sudah aman dan terkendali.