Sinar Ultraviolet Bisa Bunuh Virus Covid-19 ?

  • Bagikan
Gambar Kerja Sinar UV (Foto : Internet)

Fenesia – Selama beberapa dekade, sinar ultraviolet (UV) telah digunakan untuk menghentikan patogen.

Sinar UV adalah radiasi gelombang elektromagnetik yang berasal dari matahari dan tidak bisa dilihat dengan kasat mata.

Tetapi apakah sinar UV juga bisa membunuh SARS-CoV-2?

Benar, sinar UV bisa membunuh virus corona SARS-CoV-2, dilansir Live Science, Minggu 12 Februari 2021.

Namun dengan syarat dibutuhkan jenis UV yang tepat dalam dosis yang tepat, dan dilakukan oleh para profesional terlatih.

Dengan kata lain, perangkat sinar UV di rumah yang mengklaim membunuh SARS-CoV-2 kemungkinan bukan taruhan yang aman.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, hampir semua radiasi UV yang mencapai Bumi adalah UVA, karena sebagian besar UVB dan semua sinar UVC diserap oleh lapisan ozon.

Di antara ketiga jenis itu, UVC yang memiliki panjang gelombang terpendek dan energi tertinggi, yang dapat bertindak sebagai disinfektan.

“UVC pada panjang gelombang tertentu, 254 nanometer, telah berhasil digunakan untuk menonaktifkan influenza H1N1 dan virus corona lainnya, seperti virus pernapasan akut parah (SARS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV),” ungkap Kohli.

Sebuah studi yang diterbitkan 26 Juni di database pracetak medRxiv dari kolega Kohli yang menunggu tinjauan sejawat sekarang mengonfirmasi bahwa UVC juga membunuh SARS-CoV-2.

Paparan yang cukup terhadap UVC-254 merusak DNA dan RNA sehingga tidak dapat mereplikasi, secara efektif membunuh atau menonaktifkan mikroorganisme atau virus.

“Data yang mendukung teknologi ini, kemudahan penggunaan, dan sifat non-kontak dari UVC menjadikannya alat yang berharga di tengah pandemi,” kata Kohli.

  • Bagikan