Ecozone

Pesona Film Indonesia Dengan Latar Luar Negeri Yang Memikat

593
×

Pesona Film Indonesia Dengan Latar Luar Negeri Yang Memikat

Sebarkan artikel ini
london love story
Foto : Internet

FENESIA-Pemilihan lokasi syuting sering kali disesuaikan dengan skenario film. Namun, beberapa film Indonesia memilih lokasi di luar negeri untuk memberikan pengalaman visual yang lebih autentik bagi penonton. Latar luar negeri tidak hanya memperkaya cerita, tetapi juga menjadi strategi produser untuk menarik penggemar. Film-film yang berlokasi di luar negeri memang memiliki daya tarik tersendiri, terutama karena keindahan pemandangan dan suasana khas kota-kota tersebut.

Wa’alaikumsalam Paris

waalaikumussalamparis poster
Foto : Internet

Film karya Benni Setiawan ini berlatar di Prancis, tepatnya di Kota Bordeaux, meskipun judulnya menyebut Paris. Cerita berfokus pada Itjen (Velove Vexia), seorang gadis desa asal Bojong yang menikah dengan pria Prancis, Clement (Nino Fernandez). Pernikahan yang terlihat sempurna ternyata menyimpan masalah, terutama ketika Itjen harus pindah ke desa terpencil di selatan Bordeaux, jauh dari keramaian kota.

London Love Story

london love story3
Foto : internet

Sesuai dengan judulnya, London Love Story mengambil latar di Kota London, Inggris. Film adaptasi dari novel Tisa Ts ini menceritakan kisah cinta Caramel (Michelle Ziudith) dan Dave (Dimas Anggara), yang diuji oleh kehadiran Adelle (Adila Fitri) dan Bima (Dion Wiyoko). London Love Story sukses memikat penonton Indonesia dan meraih lebih dari 1,1 juta penonton.

Ali & Ratu Ratu Queens

alii
Foto : Internet

Film ini menampilkan Iqbaal Ramadhan sebagai Ali, seorang remaja yang mencari ibunya di Amerika setelah kematian ayahnya. Perjalanan ke Negeri Paman Sam tersebut malah membawanya menemukan keluarga baru yang unik. Film ini menjadi salah satu film Indonesia yang ditayangkan di Netflix.

96b0a47d08e6e8463d9d4f3070a5847f.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Harga crude palm oil (CPO) diperkirakan kembali melanjutkan penguatan setelah sempat terkoreksi akibat sentimen kebijakan pemerintah terkait tata kelola ekspor komoditas. Pelaku pasar kini mulai kembali mencermati faktor fundamental yang dinilai masih mendukung pergerakan harga CPO dalam jangka menengah. Berdasarkan data Bloomberg, harga CPO kontrak Juni 2026 di Bursa Malaysia Derivatives ditutup naik 0,6% ke level MYR…

922265d1500f3a5e0f13f8968786dcbe.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Kinerja emiten sektor perunggasan menunjukkan pertumbuhan yang solid pada Kuartal I-2026. Sejumlah perusahaan besar seperti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit secara tahunan. CPIN membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 12,7% year on year (YoY), JPFA naik 23,6% YoY, sedangkan MAIN tumbuh…

ed7fb2734a2e56dae4483dced1a23116.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Kehadiran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai kendaraan pemerintah untuk memberlakukan kebijakan satu pintu ekspor komoditas menimbulkan ketidakpastian dan berimbas menekan kinerja emiten terkait. Muhammad Fatah Al Falah, Retail Analyst RHB Sekuritas Indonesia menyebut pasar masih cenderung wait and see meski regulasi telah diterbitkan. Investor masih mencermati implementasi kebijakan tersebut. Menurutnya,…