Ecozone

DSNG Bagikan Dividen Rp498 Miliar, Simak Rekomendasi dan Target Harga Saham

22
×

DSNG Bagikan Dividen Rp498 Miliar, Simak Rekomendasi dan Target Harga Saham

Sebarkan artikel ini
f9eaf2d647536a069b5ebef704a0d1fb.jpg
f9eaf2d647536a069b5ebef704a0d1fb.jpg

Jakarta – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,8 triliun. Angka tersebut mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 60,2 persen dibandingkan periode sebelumnya. Berkat capaian positif ini, perusahaan memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp 498 miliar atau setara dengan Rp 47 per lembar saham.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, total pendapatan DSNG pada tahun 2025 mencapai Rp 12,3 triliun. Torehan ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 21,7 persen secara tahunan atau year on year. Sektor kelapa sawit tetap mendominasi struktur pendapatan perusahaan dengan kontribusi mencapai 88 persen dari total penerimaan.

Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari penerapan manajemen yang prudent serta fokus pada peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi bisnis, termasuk di sektor produk kayu dan energi terbarukan, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

“Ke depan, perseroan akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan melalui penguatan operasional, memperkuat budaya continuous improvement, serta mengelola risiko yang lebih baik agar lebih agile terhadap perkembangan ekonomi global maupun domestik,” ujar Andrianto dalam keterangan resmi yang diterbitkan Selasa (9/6/2026).

Tren pertumbuhan tersebut berlanjut hingga triwulan pertama tahun 2026. Data perusahaan menunjukkan pendapatan pada kuartal I 2026 mencapai Rp 2,88 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp 430,43 miliar pada akhir Maret 2026, meningkat 16,91 persen secara tahunan. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan produksi tandan buah segar sebesar 2,7 persen atau mencapai 492.000 ton, serta produksi crude palm oil (CPO) yang naik 2,1 persen menjadi 141.000 ton.

Analis pasar modal menilai prospek DSNG hingga akhir tahun 2026 masih cukup menjanjikan. Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Arinda Izzaty, menyebutkan bahwa sentimen positif datang dari harga CPO global yang bertahan tinggi serta pemulihan produksi pasca-cuaca ekstrem. Namun, ia mengingatkan adanya risiko yang perlu diwaspadai, seperti kenaikan biaya operasional, fluktuasi nilai tukar, serta potensi perubahan kebijakan ekspor.

Pandangan serupa disampaikan oleh Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo. Menurutnya, harga jual rata-rata atau Average Selling Price (ASP) CPO yang terjaga di level tinggi pada kuartal pertama 2026 menjadi penopang utama profitabilitas perusahaan.

Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai kinerja DSNG saat ini sangat solid dengan tata kelola dan efisiensi utang yang terkelola baik. Ia merekomendasikan strategi buy on weakness bagi para investor dengan target harga Rp 1.635 per saham, seraya menegaskan bahwa saham emiten ini dinilai atraktif untuk investasi jangka panjang.

dc9f0f1444e78a773b978b6df50a6824.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit tajam pada perdagangan Selasa (9/6/2026) setelah mengalami tekanan berat selama empat hari perdagangan berturut-turut. Penguatan signifikan ini menjadi sinyal pemulihan pasar, meski aksi jual investor asing masih membayangi. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup melonjak 7,57% atau naik 404 poin ke level 5.746,64. Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp…

159b4b46f901e7419491e41d3bd9f2d4.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan tajam 7,57% ke level 5.746,64 pada perdagangan Selasa (9/6/2026), menjadi angin segar setelah mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai penguatan ini tidak hanya dipicu oleh sentimen domestik, tetapi juga faktor global. Menurut dia, wacana buyback saham BUMN yang bergulir dari…

8c7c29b2de874dd52844fa8662b2f692.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (9/6/2026), Penguatan mata uang Garuda ini dipicu oleh respons positif pelaku pasar terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 18.058 per dolar AS atau menguat 0,72% dibandingkan…

b6f0ccab638065a9d5a515b5b44482fa.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emiten produsen minyak dan gas (migas) yang terafiliasi dengan Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), mampu membukukan kinerja keuangan cemerlang pada tiga bulan pertama 2026. ENRG meraih pertumbuhan penjualan bersih 17% year on year (yoy) menjadi US$ 136,94 juta pada kuartal I-2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 117,05 juta. EBITDA ENRG juga meningkat 29% yoy menjadi US$ 94,02 juta…

b8ecc14892058ae600cf87fd37ff3d3e.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 20 per saham dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (8/6/2026). Nilai dividen tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Dengan asumsi harga saham sekitar Rp 400 per saham, dividend yield yang ditawarkan mencapai sekitar 5%,…