Jakarta – Dunia brand lokal kembali menjadi sorotan. Dua pemilik brand menjadi perbincangan karena kasus yang berbeda.
Kasus ini memicu perdebatan tentang etika dan profesionalisme. Dokter Tirta pun ikut angkat bicara.
Melalui akun Instagram @dr.tirta, ia menyoroti kasus owner brand lokal berinisial BA. Kasus ini mencuat setelah BA mengunggah video asusila dengan pacarnya di akun X.
Konten tersebut dengan cepat menyebar dan menuai reaksi keras.
“Saya ingin membantu speak up beberapa hal yang teman-teman harus ketahui. Yang pertama ada kejadian baru dari salah satu sosok owner media lokal brand dengan inisial BA yang kemarin di X menyebarkan video sex tape-nya dengan pacarnya,” kata dr Tirta, Kamis 12 Februari 2026.
Menurut dr Tirta, video tersebut disebarkan tanpa persetujuan. “Dan video tersebut disebarkan tanpa consent dan viral setelah netizen melakukan tekanan,” katanya.
BA disebut telah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. “Mas BA ini akhirnya melakukan klarifikasi permintaan maaf dan siap bertanggung jawab atas konsekuensinya,” ujarnya.
Dr Tirta membandingkan respons BA dengan kasus dugaan pelecehan owner brand berinisial M. “Buat mas owner M, itu contoh klarifikasi yang baik, setidaknya dia bertanggung jawab dan menerima konsekuensinya, terlepas tindakannya tuh sangat buruk dari Mas BA,” imbuhnya.
Dua kasus ini terjadi hampir bersamaan dan menjadi sorotan besar. “Kejadian Mas M dan Mas BA itu adalah dua kejadian beruntun dalam waktu 48 jam di dunia industri lokal brand,” ucap dr Tirta.
Fenomena ini, menurutnya, patut menjadi refleksi bersama. Ia menyayangkan perilaku yang dinilai tidak profesional.
“Tindakan ini mencerminkan bahwa di dunia brand lokal itu toxic, dan hal seperti ini tidak patut dilakukan karena tidak profesional,” tuturnya.
Meski mengkritik keras, dr Tirta mengingatkan agar publik tidak memberi cap negatif kepada seluruh pelaku industri.







