BeritaEcozone

PKP Genjot Aturan Rusun Subsidi: Harga Jadi Fokus Utama

104
×

PKP Genjot Aturan Rusun Subsidi: Harga Jadi Fokus Utama

Sebarkan artikel ini
aturan-rusun-subsidi-segera-terbit,-harga-jadi-fokus-utama
aturan rusun subsidi segera terbit, harga jadi fokus utama

Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan penerbitan keputusan menteri (Kepmen) terkait rumah susun (rusun) subsidi pada bulan ini.

Kepmen ini akan mengatur berbagai aspek penting terkait rusun subsidi.

“Kalau bulan ini, insya Allah. Bisa jadi lebih cepat,” kata Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, Selasa (13/1/2026).

Aspek yang diatur meliputi rumah susun, bunga pinjaman, tenor pembiayaan, dan ketentuan lainnya.

Sri Haryati menambahkan bahwa Kepmen ini sudah mendekati final, terutama terkait penyesuaian harga.

Menteri PKP Maruarar Sirait akan mengundang pengembang rusun subsidi, perbankan, dan pemangku kepentingan terkait untuk membahas Kepmen ini lebih lanjut.

Tujuannya untuk membahas Kepmen tersebut secara lebih mendalam.

“Tadi ada beberapa masukan. Besok (Rabu, 14 Januari) kita akan ada putaran lagi untuk diskusi dengan perbankan dan pengembang. Namun, secara keseluruhan pembahasannya sudah mengerucut,” jelas Sri.

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menilai rusun subsidi dapat menjadi solusi mengatasi backlog perumahan di perkotaan.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan percepatan penyesuaian harga rusun diperlukan untuk mengatasi masalah backlog perkotaan.

Hal ini dapat dilakukan dengan memasukkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk hunian vertikal.

Setelah suplai rusun subsidi dibenahi, langkah berikutnya adalah penyesuaian harga per meter persegi dan per unit.

Penyesuaian tersebut masih dalam proses finalisasi dan akan dikalibrasi dengan indeks kemahalan konstruksi khusus bangunan tempat tinggal yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

BP Tapera juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan serta para pemangku kepentingan lainnya terkait skema pembiayaan rusun subsidi.

Aspek lain yang perlu diperhitungkan termasuk skema pembiayaan, uang muka, suku bunga, tenor, hingga perlindungan konsumen.

50a8aa329bda7eb681428bb6a0c7d0cb.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) mencatat pertumbuhan positif transaksi BI-FAST sepanjang empat bulan pertama 2026. Tren tersebut sejalan dengan pertumbuhan industri yang masih solid di tengah meningkatnya adopsi layanan digital perbankan. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), volume transaksi ritel BI-FAST mencapai 1,89 miliar transaksi hingga April 2026 atau tumbuh 35% secara tahunan (year on year/YoY). Baca Juga:…

30e44676048e0b8d7c76b621ad5a8749.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Lembaga indeks global FTSE Russell mencoret empat emiten Indonesia dari daftar indeksnya. Keputusan itu tertuang dalam pengumuman June 2026 Quarterly Review yang dirilis Sabtu (23/5/2026). Keputusan tersebut diambil karena sejumlah emiten dinilai memiliki kepemilikan saham yang terlalu terkonsentrasi, tidak memenuhi batas minimal saham beredar atau free float, serta masuk daftar pengawasan khusus. FTSE Russell…

50a8aa329bda7eb681428bb6a0c7d0cb.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) masih mengkaji penyesuaian suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. Presiden Direktur KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, penyesuaian bunga kredit, khususnya untuk skema floating rate, akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas dan biaya dana atau cost of…