FeedSport

Erick Thohir Naik Whoosh ke Bandung, Dampingi Timnas Putri Lawan Kamboja

25
×

Erick Thohir Naik Whoosh ke Bandung, Dampingi Timnas Putri Lawan Kamboja

Sebarkan artikel ini
9f9f74cabe17e94dc815208ead5b2949.jpg
9f9f74cabe17e94dc815208ead5b2949.jpg

Bandung – Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau langsung kesiapan dan performa tim nasional (timnas) putri Indonesia yang berhadapan dengan Kamboja dalam ajang Women’s Garuda Championship Series 2026 di Stadion SPOrT Jabar, Arcamanik, Selasa (9/6/2026). Pertandingan yang masuk dalam kalender resmi FIFA Women’s Friendly Match ini menjadi momentum krusial bagi skuad asuhan Satoru Mochizuki untuk bangkit setelah meraih hasil kurang maksimal pada laga sebelumnya melawan Singapura.

Erick Thohir tiba di Bandung dengan menggunakan kereta cepat Whoosh untuk memberikan dukungan moral sekaligus memantau secara mendalam perkembangan teknis para pemain di lapangan. Kehadiran orang nomor satu di federasi sepak bola Indonesia tersebut menegaskan komitmen PSSI dalam mengakselerasi pembinaan sepak bola putri nasional yang saat ini tengah berada dalam fase transisi dan pembangunan fondasi jangka panjang.

Menurut Erick, laga menghadapi Kamboja merupakan ujian sekaligus sarana evaluasi objektif bagi tim untuk mengukur sejauh mana progres permainan yang telah dibangun selama masa pemusatan latihan. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan diri pemain di tengah upaya tim untuk memperbaiki peringkat FIFA bagi timnas putri Indonesia yang saat ini berada di urutan ke-110 dunia dengan koleksi 1.164,95 poin.

“Timnas Putri harus tetap percaya diri dan terus berjuang. Ini adalah laga yang harus dimanfaatkan oleh tim untuk mengukur kekuatan dan kesolidan secara menyeluruh. Kekalahan sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi dan motivasi untuk bangkit lebih kuat, serta menampilkan performa yang jauh lebih baik,” ujar Erick di sela-sela kunjungannya.

PSSI sendiri dalam beberapa tahun terakhir telah mengintensifkan program pengembangan sepak bola putri melalui berbagai jalur, mulai dari kompetisi berjenjang, pemusatan latihan yang lebih terstruktur, hingga peningkatan kuantitas laga uji coba internasional. Erick menyadari bahwa transformasi kualitas sepak bola putri tidak dapat dicapai secara instan, melainkan memerlukan dukungan berkelanjutan dan kesabaran dalam proses pembinaan yang sistematis.

Lebih lanjut, Erick berharap agar seluruh pemain dapat tampil lepas tanpa beban psikologis yang berlebihan. Ia ingin para penggawa Garuda Pertiwi menikmati jalannya pertandingan sehingga potensi terbaik setiap individu dapat keluar secara maksimal demi memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia yang menaruh harapan besar pada perkembangan timnas putri.

“Kita sedang membangun fondasi sepak bola putri yang berkelanjutan. Proses ini tentu membutuhkan waktu dan kesabaran. Saya berharap para pemain bisa tampil lepas, menikmati pertandingan, dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Pertandingan melawan Kamboja ini dipandang sebagai salah satu langkah strategis dalam agenda besar PSSI untuk meningkatkan daya saing sepak bola putri di kancah regional maupun internasional. Konsistensi dalam menjalani laga persahabatan FIFA menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk terus memperbaiki posisi di peringkat dunia serta mematangkan skema permainan di bawah arahan pelatih Satoru Mochizuki.

87539a73ae67a99b21abbc2ffdd44d8e.jpg
FeedSport

KONTAN.CO.ID – Proses pembinaan atlet muda Indonesia yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan hasil membanggakan. Pasangan ganda putra muda Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencatatkan tonggak penting dalam karier mereka dengan meraih posisi runner-up Indonesia Open 2026. Pencapaian tersebut…