BeritaHukum dan Kriminal

Menko Polkam Setuju Relokasi Lapangan Tembak TNI dari Dekat Kampus UNP Padang

42
×

Menko Polkam Setuju Relokasi Lapangan Tembak TNI dari Dekat Kampus UNP Padang

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, memberikan dukungan terhadap usulan relokasi markas dan lapangan tembak TNI yang berdekatan dengan area kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Air Tawar, Padang.

Dukungan tersebut disampaikan Djamari saat menerima kunjungan Rektor UNP, Prof. Krismadinata, serta mantan Rektor UNP, Prof. Ganefri, yang didampingi oleh alumnus UNP, Khairul Jasmi, di Gedung Utama Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).

“Saya menyambut positif ide pemindahan itu,” katanya.

Ia menuturkan bahwa dirinya telah menerima laporan terkait insiden peluru nyasar tersebut dari pihak Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol maupun dari pihak UNP, sesaat setelah peristiwa terjadi.

Dalam pertemuan tersebut, pihak UNP memaparkan kronologi insiden peluru nyasar yang terjadi pada Selasa (2/6) sore di depan Gedung Rektorat UNP. Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka-luka, salah satunya adalah mahasiswi UNP bernama Nova Wirantika yang saat ini masih menjalani perawatan medis.

Menurut Rektor UNP, terdapat kekhawatiran dari berbagai pihak mengenai kemungkinan berulangnya insiden serupa di masa mendatang. Oleh karena itu, pihaknya meminta dukungan penuh dari Djamari agar proses pemindahan fasilitas latihan tembak tersebut dapat segera diwujudkan.

“Insya Allah,” jawab Menko Polkam.

Perlu diketahui, peluru nyasar tersebut berasal dari lapangan tembak di kawasan Lapai yang merupakan fasilitas Kompi Senapan A Yonif 133/Yudha Sakti. Lokasi tersebut diketahui berjarak sekitar 800 meter dari kampus induk UNP di Air Tawar.

Catatan menunjukkan bahwa insiden peluru nyasar di kawasan tersebut telah terjadi sebanyak tujuh kali. Dari jumlah tersebut, empat kejadian tercatat dalam jejak digital, sementara tiga lainnya terjadi sebelum era internet. Sebelumnya, pihak UNP juga telah melayangkan surat resmi kepada Menko Polkam agar lokasi latihan tembak tersebut ditinjau ulang.

Sebagai langkah untuk mempererat hubungan baik yang telah terjalin, UNP berencana mengundang Djamari Chaniago untuk memberikan paparan di hadapan para dosen pada Juli mendatang. Pertemuan tersebut dinilai bermanfaat untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan di lingkungan kampus.