FENESIA – Penggunaan nama-nama pahlawan sebagai penamaan jalan di luar negeri adalah bentuk penghormatan terhadap pahlawan Indonesia. Kita sering menemui hal ini di kota-kota besar Indonesia, seperti Jakarta, yang mengabadikan nama Jenderal Tentara Nasional Indonesia dalam jalan Sudirman sebagai penghormatan atas perannya selama perang revolusi.
Selain di Indonesia, sejumlah negara di Asia hingga Eropa juga mengadopsi tradisi ini dengan menamai jalan-jalan mereka sesuai dengan tokoh pahlawan Indonesia. Ini adalah cara mereka mengekspresikan penghargaan dan cinta kepada tokoh pahlawan nasional kita.
1. Di Haarlem, Belanda, mereka menamai jalan dengan nama Mohammad Hatta.

Mantan wakil presiden RI ini pernah melanjutkan pendidikannya di Belanda. Nama jalan tersebut dikenal dengan sebutan Mohammed Hattastraat dan terletak di Kawasan perumahan Zuiderpolder yang dibangun pada tahun 1987.
2. Di Amsterdam, Belanda, terdapat Jalan Kartika yang diberi nama sesuai tokoh perjuangan wanita asal Jepara, Jawa Tengah.

Pemerintah setempat menamai jalan ini sebagai Raden Adjeng Kartinistraat di daerah Amsterdam Zuidoost yang juga dikenal sebagai Bijlmer.
3. Nama Ir. Soekarno diabadikan di dua negara, yaitu Maroko dan Mesir.

Di Rabat, Maroko, jalan Soekarno ditulis dalam Bahasa Arab sebagai Rue Soekarno. Sedangkan di Mesir, nama Ibu Soekarno diabadikan sebagai Ahmad Sokarno Street. Hubungan yang harmonis antara Soekarno dan kedua negara tersebut menjadikan namanya sangat dihormati disana.






